Kekurangan Guru Profesional, IGPKI Kalteng Targetkan Tiga Hal Ini

Foto : Ketua IGPKI Kalteng, Dwi Sartono, S.Pd, MM

Beritakalteng.com, BUNTOK – Peningkatan mutu, peningkatan kesejahteraan dan pengangkatan status guru kontrak menjadi PNS adalah target yang dicanangkan oleh Ikatan Guru Pendidikan Khusus Indonesia (IGPKI) Provinsi Kalimantan Tengah.

Hal ini, disampaikan oleh Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Buntok yang juga merupakan ketua IGPKI Kalteng, Dwi Sartono, S.Pd, MM, kepada awak media saat ditemui di kantornya, Jumat (27/12/2019).

Dijelaskannya tiga hal, yakni pertama peningkatan mutu guru SLB, menjadi guru pendidikan luar biasa (PLB) itu, sangat diperlukan. Pasalnya, selama ini dari 24 SLB yang ada di Kalteng, tenaga pengajarnya kebanyakan adalah belatar belakang umum, bukan PLB.

Sedangkan pada tahun 2019 sampai dengan 2021 mendatang, sebagian besar guru-guru berlatar belakang PLB ini, akan mengalami pensiun.

“Tahun 2019 sampai 2021 nanti, guru-guru khusus berlatar belakang PLB banyak yang pensiun, sehingga kedepan guru-guru khusus berlatar belakang umum, itu bisa diberikan beasiswa untuk belajar tentang bagaimana menangani pendidikan khusus, yaitu jurusan PLB,” harapnya.

Selanjutnya, pria peraih Satya Lencana ini, menyampaikan bahwa perlu adanya peningkatan kesejahteraan bagi para guru-guru khusus ini, terutama bagi mereka yang masih berstatus guru tidak tetap (GTT).

“Mensejahterakan guru-guru pendidikan khusus, karena banyak guru-guru pendidikan khusus di Kalteng ini masih berstatus GTT,” tukas Dwi.

Terakhir, Kepala Sekolah peraih segudang prestasi ini, juga menyampaikan bahwa IGPKI Kalteng, saat ini tengah berusaha meningkatkan status para guru GTT tersebut menjadi PNS.

“Kita juga sedang memperjuangkan, agar guru-guru yang menangani anak-anak disabilitas ini, bisa diangkat menjadi pegawi negeri (PNS),” terangnya. (Sebastian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: