Ditikam OTD Saat Solat, IRT di Buntok Tersungkur Bersimbah Darah

Foto : IRT korban penusukan OTD saat solat di rumahnya di Buntok, Sri Lina Fitriani (42), Minggu (27/11/2022) malam, sampai saat ini masih menjalani perawatan intensif dari pihak medis. 

Beritakalteng.com, BUNTOK – Saat sedang menjalani ibadah solat, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sri Lina Fitriani (42) tiba-tiba diserang dan ditikam oleh orang tidak dikenal (OTD) yang mengakibatkan dirinya tersungkur dan bersimbah darah.

Diungkapkan oleh Kapolres Barsel, AKBP Yusfandi Usman, SIK, melalui Kapolsek Dusun Selatan, IPDA H. Tonie, korban ditikam di rumahnya jalan Pembangunan, Kelurahan Buntok Kota, Kecakayan Dusun Selatan, tepatnya di belakang masjid As-sunnah, sekitar pukul 19.10 WIB, Minggu (27/22/2022).

Diuraikan Tonie, berdasarkan informasi yang dihimpun pihaknya dari warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP), terduga pelaku masuk dari pintu depan rumah, kemudian masuk ke dalam kamar dan  menendang korban yang sedang melaksanakan ibadah solat Isya.

Karena tendangan pelaku, korban terjatuh kemudian sontak berdiri. Terduga pelaku tiba-tiba menusukkan sebilah senjata tajam ke tubuh korban, namun korban sempat menghindar hingga hanya mengenai tangan korban.

Kemudian pelaku kembali menghujamkan tusukan nya sebanyak dua kali pada perut korban hingga membuat korban tersungkur dan bersimbah darah.

Melihat korban tersungkur, pelaku pun langsung melarikan diri ke arah semak-semak di sekitar rumah korban.

“Berdasarkan keterangan saksi yang sempat melihat, pelaku keluar dari rumah korban, bahwa pelaku menggunakan helm berjaket hitam menggunakan celana levis/jeans biru,” beber Kapolsek.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka yang cukup serius pada bagian perut dan kini masih menjalani perawatan intensif dari pihak medis RSUD Jaraga Sasameh (RSJS) Buntok.

“Sejak kejadian tersebut hingga saat ini anggota kami di lapangan di backup Satuan Reskrim Polres Barsel masih bekerja melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif kejadian dan mengejar pelakunya,” pungkasnya. (Sebastian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: