Demokrat Kota Optimis Peroleh 5 Kursi Legislatif 2019

BeritaKalteng, Palangka Raya- setelah dokumen persyaratan dalam menghadapi Pemilu 2019 mendatang dinyatakan sudah memenuhi ketentuan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya berdasarkan hasil verifikasi faktual selasa (30/01).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Palangka Raya Hj.Umi Mastika sangat optimis, Partai Demokrat dapat perolehan minimal 5 kursi pada Pemilu Legislatif Kota Palangka Raya 2019 mendatang.

“Setelah dinyatakan lulus verifikasi, kita tetap akan membangun konsolidasi, komunikasi dan juga menambah kekuatan yang ada sehingga kedepanya ingin lebih baik lagi, minimal target 5 kursi lah” jalas Hj. Umi Mastika.

Salah satu orang yang masih dipercaya sebagai DPC Demokrat Kota Palangka Raya sejak tahun 2012 ini mengaku tertantang. Dirinya akan mengoptimalkan lebih lagi khsusunya untuk para kader-kader perempuan begitu juga kader laki-laki.

Disinggung 30 persen keterwakilan dari perempuan. Salah satu bakal calon Wakil Walikota dari pasangan Fairid Naparin ini juga menyampaikan, keterwakilan di kader perempuan di partai Demokrat saat ini sudah mencapai 50 persen.

“Mungkin ini berpengaruh atau konsekuwensi logis lah karena ketuanya perempuan. Kita tetap bersinergi lah dengan partai pengusung yang lain khsusunya dalam pelaksanaan konsolidasi partai pengusung lain, dan kami sudah jadwal kan” ujarnya menambahkan.

Berkenaan dengan kegiatan verifikas yang dilakukan, Ketua KPU Kota Palangka Raya Eko Riadi ketika diwawancarai menyampaikan, kegiatan verifikas faktual dilakukan selama dua hari dari tanggal 30-31 Januari 2018.

“Kita melakukan verifikasi 12 partai secara bersamaan. Dan kebetulan saya tim verifikasi saya di tiga Partai, yakni Gerindra, Demokrat dan Golkar. Karena Partai Golkar belum siap, kita akan lanjutkan besok harinya.” ujar Eko.

Untuk hari ini kita sudah memperiverifikasi beberapa partai, pertam tadi Partai Gerindra, dan Demokrat. semuanya ujarnya menambahkan, sudah dinyatakan memenuhi persyaratan. Baik dari struktur kepengurusan, domisili dan keterwakilan 30 persen perempuan.(Aa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: