Desember 2017, Wilayah Kalteng Alami Infalsi 0,36 persen

BeritaKalteng, PALANGKA RAYA- tampaknya 82 Kota pantauan Indeks Harga Konsumen (IHK) secara Nasional, seluruh Kota mengalami inflasi di akhir tahun yakni Desember 2017. Dimana inflasi tertinggi terjadi di Jayapura sebesar 2,28 persen, dan infalsi terendah di Sorong sebesar 0,18 persen.

Adapun hasil inflasi di Kalteng sendiri berdasarkan data perkembangan IHK Provinsi Kalteng di dua Kota yakni Palangka Raya dan Sampit selama Desember 2017 terjadi inflasi 0,65 persen dengan inflasi tahun kalender sebesar 3,18 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun sebesar 3,18 persen.

Untuk inflasi di masing-masing Kota, untuk Kota Palangka Raya selama Desember 2017 mengamali inflasi 0,67 persen yang dipengaruhi oleh kenaikan indeks harga pada kelompok bahan makanan 2,28 persen sandang 1,22 persen, serta transportasi, Komunitas dan jasa keuangan 0,53 persen.

Sementara untuk Kota Sampit juga mengalami inflasi sebesar 0,61 persen yang dipengaruhi adanya kenaikan indeks harga pada kelompok bahan makanan 1,85 persen, serta makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau mencapai 0,33 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalteng Hanif Yahya menyampaikan, Kota Palangka Raya dan Kota Sampit tersebut menempati peringkat ke-43 dan ke-49 inflasi tertinggi pada tingkat Nasional.

“Di Kota Palangka Raya indeks harga komoditas yang mendorong terjadinya didominasi oleh daging ayam ras 0,10 persen, telur ayam ras 0,08, dan beberapa jenis ikan air tawar antara 0,02 hingga 0,04 persen.” jelas Hanif Yahya selasa (02/01) di Palangka Raya.

Sedangkan lanjutnya, untuk Kota Sampit terjadinya inflasi didorong juga oleh daging ayam ras 0,11 persen, beras 0,09 persen, telur ayam ras 0,06 persen, ikan selar 0,05 persen, dan bawang merah 0,04 persen.

Sementara angkutan udara baik di Kota Palangka Raya maupun di Kota Sampit cukup tinggi untuk mempengaruhi terjadinya Inflasi yakni untuk Palangka Raya sebesar 0,08 persen dan Sampit sebesar 0,04 persen. Disusul komoditas rokok kretek filter berperan terhadap Inflasi di Kota Sampit yakni 0,02 persen.(Aa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: