715 Personil Polda Kalteng Siap Amankan Natal dan Tahun Baru 2018

BeritaKalteng, PALANGKA RAYA- Jajaran Kepolisian Daerah Polda Kalteng terus melakukan upaya dalam mewujudkan situasi dan kondisi Kantibmas yang aman, kondusif, dan terkendali. terlebih lagi ketika pelaksanaan hari-hari besar keagamaan seperti menyambut perayaan Natal 2017 dan tahun baru 2018.

Hal tersebut tergambarkan dalam pelaksanaan kegiatan operasi Lili Talabang tahun di tiap tahunya khsusunya di tahun 2017 yang akan dilaksanakan selama 10 hari sejak tanggal 23 Desember 2017 sampai dengan tanggal 01 Januari 2018 nanti.

Tidak hanya itu, pelaksanaan kegiatan operasi kali ini juga mewujudkan situasi dan kondisi KAMSELTIBLARLANTAS yang aman, lancar dan tertib. Baik sebelum, pada saat, dan paska natal dan tahun baru 2018.

Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Kalteng, Brigjen.Pol. Anang Revandoko menyampaikan, sasaran operasi segala bentuk, baik itu potensi gangguan, ambang ganguan, dan gangguan nyata dengan target tempat, orang, barang atau kegiatan.

“Operasi Lilin Talabang 2017 kali ini kita menurunkan sekitar 715 personil. Terdiri dari 115 personil Satgas Polda Kalteng dan 600 personil Satgas 600 orang dari seluruh Polres di Wilayah Kalteng” jelas Anang usai kegiatan Gelar Pasukan kamis (21/12) di Mapolda Kalteng Kota Palangka Raya.

Pantauan dilapangan, Hadir pada kegiatan tersebut, Komandan Korem 102/Panju Panjung beserta jajaran. Berdasarkan Informasi yang disampaikan, hasil tren dari kegiatan operasi Lilin Talabang tahun 2015 dan tahun 2016 dapat terlihat.

Yang mana ditahun 2015 pada kasus kejahatan menojol sebanyak 13 kasus sementara ditahun 2016 hanya 4 kasus yang ditangani. Kemudian pelanggaran lalu lintas ditahun 2015, untuk tilang sebanyak 367 dan teguran sebanyak 312.sedangkan ditahun 2016, untuk tilang sebanyak 374, dan 307 teguran.

Sementara untuk data kecelakaan lalu lintas ditahun 2015. Jumlah kejadian sebanyak 26, dengan kasus meninggal dunia 5 kasus, luka berat 5 kasus, luka ringan 41 kasus dan kerugian materil sebesar Rp.109.650.000.

Sedangkan ditahun 2016, angka jumlah kejadian sebanyak 26 kasus, meninggal dunia 9 kasus, luka berat 10 kasus, luka ringan 30 kasus dan kerugian materil sebesar Rp.109.750.000.(Aa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: