Panwaslu Kota Gandeng Media Cegah Pelanggaran Pilkada 2018

BeritaKalteng, PALANGKA RAYA – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palangka Raya melakukan sosialisasi kepada media yang berada di Palangka Raya dengan tema “sosialisasi pengawas pemilu partisipasif pemilih walikota dan wakil walikota tahun 2018, pemilu anggota DPR, DPD, DPRD pemilihan umum presiden dan wakil presiden tahun 2019”. 

Acara tersebut dilakukan di hotel Luansa Palangka Raya dengan menghadirkan narasumber baik ketua panwas dan anggota panwas divisi pencegahan dan global. 

Ketua Panwaslu Kota Palangka Raya, Endrawati, ketika sambutan dan juga membuka sosialisasi mengatakan, insan pers sangat berperan penting membantu Panwaslu dalam memberikan informasi kepada masyarakat dan juga pencegahan kepada masyarakat. 

“Pilkada tidak akan membawa kebaikan jika masyarakat tidak mendapatkan informasi yang benar dan berimbang menyangkut sistem pemilihan serta kualitas calon kepala daerah, disini lah peranan pers yang dibutuhkan,” jelasnya saat memberikan sambutan, Kamis (16/11). 

Oleh sebab itu, lanjutnya, informasi pers terhadap informasi pilkada dan kualitas calon adalah sarana publik untuk menjatuhkan pilihan terhadap calon pemimpinnnya. 

“Netralitas peranan media masa juga sangat penting untuk menunjang pilkada dan pemilu mendatang” tukasnya. 

Dia menambahkan, berita atau informasi yang disampaikan kepada khalayak masyarakat setiap hari akan membuat masyarakat peduli pada pelaksanaan pemilu, dengan kepedulian maka akan muncul partisipasi aktif masyarakat. 

“Dengan pemberitaan yang disampaikan maka akan meningkatkan pendidikan politik dimasyarakat, maka dari itu pers dituntuk dapat melakukan pengawasan dalam pelaksanaan pilkada,” harapnya. 

Sementara itu, Anggota Panwaslu Divisi Pencegahan dan Global, Murianson, dalam materinya mengatakan, selama ini yang sulit dihadapi dalam mencegah pelanggaran pilkada adalah Mahar Politik. 

“Mahar politik adalah jalan yang paling sering dilakukan, sedang hal ini sulit ditindak atau dicegah sebab tidak ada bukti yang bisa memperkuat untuk dilakukan tindakan,” jelasnya. 

Dia juga berharap, kepada seluruh masyarakat dari seluruh lapisa untuk pro akfif melaporkan apabila nantinya melibat pelanggaran dalam pelaksanaan pilkada.(AF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: