Jaga Keberagaman, Korem 102/Pjg Adakan Pertemuan Komunitas Paguyuban

Beritakalteng.com– Dalam rangka memelihara sekaligus melestariak seni dan budaya yang berada di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), baik itu budaya batak, sunda, dan sebagainya melalui komunitas-komunitas paguyuban. Korem 102/Pjg mengadakan kegiatan silaturahmi ke sejumlah budayawan dan tokoh masyarakat rabu (01/11).

Ajang silaturahmi tersebut mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat dan budayawan yang ada di Kalteng. Bahkan ketika itu, bukti kebersamaan pun terlihat ketika Danrem 102/Pjg Kolonel. Arm.H.M.Naudi Nurdika bersama tokoh masyarakat dan budayawan menari menasai bersama.

Naudi Nurdika ketika diwawancarai awak media disela-sela kegiatan menyampaikan, komunitas paguyuban di Kalteng sangat banyak, dan sudah memiliki kegiatan sendiri. Bahkan ada beberapa paguyuban sudah melaksanakan kegiatan sosial.

“Korem 102/Pjg sekarang mencoba untuk melakukan kegiatan silaturahmi seperti ini, tapi kedepanya juga kita Adakan kegiatan yang lebih aplikatif lagi, sehingga komunitas paguyuban yang di Kalteng ini bisa membaur.” jelas Naudi di Aula Mako Korem Kota Palangka Raya.

Dengan terlaksananya ajang silaturahmi yang sudah diselenggarakan ini, Dirinya berkeinginan, sifat ego sektoral tidak terjadi pada komoditas- komoditas paguyuban yang ada dengan satu tujuan, budaya dan seni menjadi sarana pemersatu Bangsa.

Naudi juga berkeinginan ajang silaturahmi seperti tidak dijadikan sebagai ajang politik. Tapi lebih kepada bagaimana agar mengangkat senin dan budaya di Kalteng serta melestariakan adat dan budaya.

“Kita tau dinegara ini berbagaimacam suku, adat, budaya dan agama. Untuk di Kalteng ada falsavah huma betang, berbeda-beda agama, suku dan budaya tinggal di satu rumah. Kita harapkan falsavah ini juga mendasari masyarakat Kalteng dari manapun asalnya seperti pepatah ‘dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung’ tujuannya membangun dan jangan sampai merusak” paparnya menambahkan.

Disamping itu, Ketua Forum Pembaharuan Kebangsaan (FPK) Provinsi Kalteng, Pandiangan menyampaikan, kegiatan seperti ini merupakan suatu hal yang sangat membanggakan. Menjaga keragaman, merupakan suatu yang sangat penting dan esensial untuk terjaminnya NKRI baik sekarang maupun dimasa yang akan datang.

“Menjaga keragaman bukan hal yang muda, dan jangan keberagaman dijaga setelah terjadi konflik, tapi dijaga keberagamana sebelum ada sesuatu. Seluruh gaya, corak dan warna yang ada di Indonesia khsusunya bermukim di Kalteng dapat menjunjung panji, ‘Dimana Bumi Dipijak, Disitu Langit DiJunjung” tutupnya.(Aa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: