Desember 2022, Inflasi Palangkaraya Tercatat 0,22 Persen dan Sampit 0,28 Persen

Foto : Ketua BPS Kalteng, Eko Marsoro

 

BERITAKALTENG.COM, Palangkaraya – Berdasarkan data resmi yang disampaikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah. Kota Palangkaraya pada Desember 2022 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,22 persen.

“komoditas utama yang memiliki andil terhadap inflasi Palangkaraya diantaranya beras 0,28 persen, emas 0,04 persen, tomat 0,03 persen, makanan ringan 0,03 persen, dan ikan asin telang,” kata Ketua BPS Kalteng, Eko Marsoro, Senin (02/01/2023).

Komoditas utama yang memiliki andil deflasi di Kota Palangkaraya katanya menambahkan, yakni angkutan udara -0,21 persen, bawang merah -0,03 persen, daging ayam ras -0,02 persen, bahan bakar rumah tangga -0,02 persen, dan ikan lele -0,01 persen.

Sementara untuk Sampit pada Desember 2022 juga mengalami inflasi sebesar 0,28 persen dengan komoditas utama penyumbang inflasi yakni angkutan udara 0,11 persen, rokok kretek filter 0,07 persen, beras 0,06 persen, telur ayam ras 0,06 persen, dan minyak goreng 0,03 persen.

Komoditas penyumbang deflasi di Sampit yakni kacang panjang -0,07 persen, ikan ambu-ambu -0,05 persen, ikan nila -0,02 persen, sabun detergen -0,02 persen dan sayur kangkung -0,02 persen.

Inflasi tahun kalender 2022 (Desember 2022 terhadap Desember 2021.red) di Kota Palangkaraya tercatat sebesar 6,51 persen. Sementara untuk inflasi tahun kalender 2022 (Desember 2022 terhadap Desember 2021.red) di Sampit tercatat sebesar 5,99 persen.(a2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: