Hadapi Pertumbuhan Penduduk, Srikandi Hanura Minta Pemda Lakukan Terobosan dalam sektor Ekonomi

FOTO: Srikandi Partai Hanura yang juga Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Natalia ST.

 

BeritaKalteng.com, PALANGKA RAYA – Pada tiap tahunnya, menjadi hal yang lumrah pertumbuhan penduduk di suatu daerah pasti akan terjadi. Begitupula di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Menanggapi hal tersebut, Srikandi Partai Hanura yang juga anggota Komisi II DPRD Kalteng, Natalia ST mengharapkan, berkenaan dengan adanya pertumbuhan penduduk di wilayah Bumi Tambun Bungai, Ia mendorong sekaligus meminta kepada seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota se Kalteng, untuk membuat sebuah terobosan atau inovasi dalam menggerakkan roda perekonomian di daerahnya masing-masing.

“Kalau tidak ada kemajuan, pasti masyarakat di daerah itu akan merantau ke daerah yang lain, untuk mencari pekerjaan dan penghasilan. Seperti yang terjadi di Kabupaten Katinga, khususnya di Kecamatan Mendawai itu pergi meninggalkan kampung untuk ke Sampit di Kotawaringin Timur (Kotim) atau pun Kota Palangka Raya untuk mencari kerja,” Ucap Natalia, Selasa (1/12/2020).

Sambung Natalia menuturkan, menjadi catatan pihaknya ketika mengunjungi daerah dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat. Jika keadaan terus seperti itu, maka akan semakin banyak warga disana yang akan keluar meninggalkan kampung halaman, guna mencari pekerjaan. 

Daerah yang ditinggalkan pun akan kehilangan sumber daya manusia (SDM) yang produktif dalam menggerakkan sektor ekonomi mereka.

“Misalnya saja program Keramba Sungai ataupun paket pekerjaan di desa yang dikerjakan oleh masyarakat setempat. Sehingga, dengan adanya hal tersebut, masyarakat tetap mempunyai pekerjaan dan penghasilan untuk membiayai keluarga sehari-hari, tanpa harus meninggalkan kampung halamannya, karena masyarakat itu sejatinya butuh program-program yang bisa langsung dikerjakan atau dipraktekkan,” Tutup Natalia, ST. (YS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: