Hasil Reses Kelompok Dapil IV, DPRD Kalteng Temukan Beberapa Persoalan

FOTO : Anggota DPRD dari dapil IV Kalteng foto bersama Bupati Barito Utara H Nadalsyah saat usai melaksanakan pertemuan, di Kantor Pemerintahan Kabupaten Barito Utara (Pemkab Batara), Rabu (3/6/2020).

 

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – Dalam rangka menjalankan tugas legislator, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Kalteng IV, meliputi Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Barito Utara (Barut), Barito Timur (Bartim) dan Murung Raya (Mura), telah melaksanakan reses kelompok pimpinan/anggota DPRD Kalteng.

Dimana dalam reses kelompok pimpinan/anggota DPRD Provinsi ke dapil Kalteng IV tersebut, salah satunya dilakukan di Kabupaten Barito Utara, pada hari Rabu (3/6/2020) kemarin. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Ketua Kelompok Reses Dapil Kalteng IV, Ina Prayawati kepada awak media.

Dikatakan Ina, saat melakukan reses ke Kabupaten Barito Utara, pihaknya disambut langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah beserta jajaran Pemkab setempat.

“Saat di Barito Utara, kami juga berkesempatan melakukan pertemuan dengan Bupati dan Pemkab setempat. Dari pertemuan kali itu juga, ada beberapa catatan menarik yang disampaikan oleh Bupati Barut H. Nadalsyah, diantaranya berkenaan dengan proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terkait pekerjaan jalan Malawaken-Lampeung,” Kata Ina, Senin (8/6/2020).

Lebih lanjut, Dikatakan Ina, orang nomor satu di Kabupaten Batara tersebut menjelaskan serta menerangkan, jika pekerjaan jalan tersebut sampai saat ini belum juga terselesaikan, tapi dalam artian tanda kutip. Namun, plang kontrak selalu muncul saat memasuki bulan Febuari, akan tetapi saat memasuki bulan Mei hingga Juni belum juga dikerjakan.

“Padahal, dana yang di gunakan untuk pekerjaan jalan tersebut menggunakan anggaran yang cukup besar. Menariknya, ada proyek yang sama, jumlah dana yang digunakan juga sama jalannya justru bagus di kerjakan dan proses pengerjaannya juga cepat. Untuk kontraktornya tetap sama, namun perusahaan yang menanganinya berbeda-beda di setiap tahunnya” terang Ina.

Dia juga mengatakan, jika pihaknya baru mengetahui jika rumah sakit yang ada di Muara Teweh di gunakan sebagai rumah sakit rujukan pasien COVID-19. Pihaknya berharap pemerintah provinsi dapat memperhatikan dan menyiapkan standar untuk kesiapan rumah sakit serta para petugas kesehatannya, karena mereka juga di tunjuk berdasarkan surat dari gubernur.

“Kami harap pemerintah dapat memperhatikan rumah sakit yang ada di Muara Teweh. Sehingga para tenaga kesehatan di sana, dapat bertugas dengan baik dalam menangani pasien khususnya jika ada warga yang terinfeksi COVID-19,” ungkap Ina yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Kalteng tersebut.

Ditambahkannya, jika dalam reses tersebut pihaknya menyempatkan untuk menyalurkan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat yang diterima langsung oleh Bupati Batara, H Nadalsyah.

“Pastinya, kami memberikan apresiasi yang tinggi untuk Kabupaten Batara, salah satunya dalam memutus mata rantai COVID-19. Masyarakat bahu membahu dan saling berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk menanyakan cara meminimalkan penyebaran virus tersebut,” pungkasnya.

Adapun unsur pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Kalteng dari dapil IV yang mengikuti kegiatan pelaksanaan reses secara perkelompok yaitu, H Jimmy Carter (Wakil Ketua DPRD Kalteng/Fraksi Demokrat, H. Purman Jaya (Fraksi PKB), Ina Prayawati dan Yulilis (Fraksi PDIP), Sri Neni Trianawati (Fraksi Golkar), Henry (Fraksi NasDem), Sirajul Rahman (PKB/GP4H), Siswandi (Fraksi Demokrat), H. Achmad Rasyid (Fraksi Gerindra) serta beberapa pendamping dari Kesekretariatan DPRD Provinsi Kalteng.(YS/a2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: