Seleksi Calon Komisioner KPU Se Kalteng, LPMP Sediakan Prasarana Pendukung

BeritaKalteng.com,  PALANGKA RAYA – Setelah proses penjaringan calon Komisioner KPU Provinsi Kalteng,  berhasil menjaring komisionernya dengan menggunakan sistem Computer Asissted Test (CAT) untuk menilai kemampuan kapasitas kapabilitas dan integritas seseorang, ketika ditetapkan sebagai seorang Komisioner KPU di 14 Kabupaten Kota se Kalteng.

Penyelenggaraan seleksi, calon komisioner KPU ini bekerjasama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kalteng. Seleksi yang diikuti oleh 100 orang lebih calon komisioner KPU kabupaten kota ini, berlangsung selama bulan Maret sampai April 2018, di aula LPMP Jl Tjilik Riwut Km 5 Kota Palangka Raya.

Kepala LPMP Provinsi Kalteng, Dr Krisnayadi Tundan mengutarakan, sebelumnya KPU Provinsi telah bekerjasama, dengan LPMP Kalteng untuk menggelar seleksi kemampuan calon komisioner yang baru, dengan menerapkan sistem CAT, dimana hasilnya telah berhasil menjaring komisoner KPU provinsi yang baru terpilih.

“Proses seleksi komisioner KPU provinsi menerapkan sistem CAT terbilang berhasil. Sekarang, dalam proses penjaringan komisioner KPU kabupaten kota se Kalteng juga akhirnya menerapkan sistem CAT,” kata Krisnayadi Tundan, Rabu (28/03) sore kemarin.

Ia menyebutkan, pihak LPMP telah menyediakan ruangan beserta puluhan unit komputer dan tenaga teknisinya. Sedangkan untuk konten materi soal, LPMP tidak ingin terlibat jauh, karena sudah ada format yang disediakan oleh panitia seleksi.

“Seleksi menggunakan sistem CAT, digelar secara bertahap dan bergiliran, masing-masing 1 (satu) tahapan, diikuti oleh 4 daerah dari 14 kabupaten kota se Kalteng,” ujarnya saat berada di ruang kerjanya.

Ia juga mengatakan,  kemarin daerah yang sudah mengikuti tes akademik, yakni Kabupaten Kapuas, Barsel, Kotim dan Kobar. Selanjutnya, akan diikuti oleh kabupaten kota se Kalteng, sampai semuanya terlaksana.

“Terkait penilaian, LPMP tidak berperan langsung, karena tentunya dalam seleksi tersebut, semuanya sudah ada tim penilaiannya atau tim seleksinya masing-masing,” pungkasnya. (dhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: