Tidak Terima Hasil Rapat Pleno KPU, Ratusan Massa Lakukan Aksi Rusuh


BeritaKalteng, Palangka Raya- Terjadi kericuhan pada saat pelaksanaan sidang pleno penetapan hasil suara dan pemenang Pilkada 2018 di TPS 01 Jekan Raya, Kota Palangka Raya. Tampak, sekelompok massa pendukung dari salah satu paslon yang kalah, langsung melakukan protes, hingga eskalasi suhu politik pun meningkat, sampai berujung pada tindak anarkis, dari massa pendukung paslon yang dinyatakan kalah oleh KPU.

Tidak hanya itu, saat sidang pleno berlangsung, pada waktu bersamaan, juga terjadi penembakan kepada salah seorang petugas pengatur lalu lintas, dari anggota kelompok kriminal bersenjata (kkb, red). Melihat kondisi dan situasi yang semakin chaos dan rusuh, maka tim gabungan dari Kepolisian dan TNI, akhirnya diturunkan, beserta sejumlah unit mobil penghalau massa untuk mengatasi kondisi tersebut.

Adanya kesigapan dan kesiapan, serta kekompakan antar unsur Kepolisian dan TNI yang semakin solid, maka akhirnya keadaan yang semulanya rusuh tidak terkendali, akhirnya dapat tertangani dan kamtibmas di Kalteng pada saat Pilkada 2018, dapat kembali berjalan aman tertib dan lancar.

Inilah simulasi pengamanan yang dilakukan oleh jajaran Polda Kalteng, dibawah kepemimpinan Kapolda, Brigjend Pol Drs Anang Revandoko, dalam upaya pengawalan dan pengamanan Pilkada 2018, serentak di Kalteng yang dilakukan bersama-sama dengan unsur TNI, pemerintah daerah dan masyarakat di Kalteng.

Kapolda Kalteng Brigjend Pol Drs Anang Revandoko, melalui Karo Ops Polda Kalteng, Kombes Pol Yudi Suwarso mengatakan, latihan ini merupakan simulasi pengamanan dalam menghadapi Pilkada 2018.

“Simulasi ini memang kami persiapkan, pada saat menghadapi pelaksanaan Pilkada 2018 di Kalteng. Dengan melalui latihan pemantapan, seperti hari ini, maka kami yakin dapat memberikan pelayanan keamanan kepada masyarakat, pada saat Pilkada 2018 berlangsung,” kata Kombes Pol Yudi Suwarso, seusai memimpin pergelaran simulasi pengamanan Pilkada 2018, di kawasan bundaran besar, Kota Palangka Raya, Senin (12/02) siang.

Perwira menengah berpangkat melati tiga dipundaknya ini menyebutkan, hampir 1000 personil yang dilibatkan, pada sesi latihan simulasi pengamanan Pilkada 2018 ini. Latihan yang melibatkan unsur TNI, polsek, polres dan seluruh jajaran di lingkup Polda Kalteng, ikut pula unsur pemda dan masyarakat setempat.

“Melihat persiapan yang dilakukan, oleh seluruh peserta simulasi pengamanan Pilkada 2018 hari ini, maka kami yakin siap melakukan pengawalan dan pengamanan Pilkada 2018 ini,” terangnya.

Karo Ops Polda Kalteng berpesan, kepada seluruh masyarakat Kalteng, terutama dari massa pendukung paslon kepala daerah, dari Bupati dan Wakil Bupati, maupun Walikota dan Wakil Walikota peserta Pilkada 2018 ini, agar bersama-sama menjaga kamtibmas pada saat pilkada berlangsung.

“Alangkah indahnya, jika Pilkada 2018 ini dapat berjalan dengan aman tertib dan lancar. Namun, jika memang kondisi demokrasi terciderai, dengan adanya kericuhan dan kerusuhan, maka secara tegas pihak Kepolisian dan TNI akan turut serta mengamankan situasi dan kondisi pelaksanaan Pilkada 2018 ini,” pungkas Yudi. (dhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: