Pasca Kebakaran di Puruk Cahu, Dinsos Kalteng Langsung Turunkan Bantuan

BeritaKalteng, PALANGKA RAYA – Insiden kebakaran yang terjadi di kawasan simpang empat Jl. Merdeka Kabupaten Murung Raya (Puruk Cahu) rabu (27/12) kemarin, dikabarkan telah menghanguskan puluhan bangunan dan rumah milik warga sekitar, serta kerugian material yang mencapai puluhan Miliar.

Atas peristiwa yang terjadi, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran langsung memerintahkan Instansi terkait dalam hal ini Dinas Sosial (Dinasos) Provinsi Kalteng untuk menurunkan tim dan memberikan sejumlah bantuan kepada ratusan warga yang menjadi dampak akibat kebakaran tersebut.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalteng Suhaemi mengatakan, saat ini langkah-langkah yang sedang dilakukan oleh tim Dinsos Kabupaten, Penyelamatan korban, assessment cepat jumlah korban jiwa, pendirian dapur umum lapangan, assessment secara mendetail jumlah korban per KK, assessment jumlah kerugian per KK, serta pengiriman tim Dinsos Provinsi Kalteng beserta bantuan lauk pauk dan pakaian.

“Bantuan provinsi sedang dalam proses pengiriman ke Kabupaten Murung Raya. Berdasarkan petunjuk pelaksana (juklak, red) Kementrian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), apabila korban kebakaran diatas 30 KK, penanganan rehabilitasi paska kebakaran dapat dibantu langsung oleh Pemerintah Pusat, sepanjang ada permohonan dari Pemerintah Kabupaten dan direkomendasikan oleh Pemerintah Provinsi.” jelas Suhaemi kamis (28/12).

Ia menginformasikan, bantuan yang akan diberikan diantaranya yakni berupa 1 ton beras dikirim melalui Badan Urusan Logistik (Bulog) Puruk Cahu, paket lauk pauk, meliputi sarden, mie instan, teh celup, minyak goreng, gula pasir, kopi dimana masing-masing bantuan sedang dihitung. Sementara untuk pakaian, meliputi baju kaos, bahalai dan celana training juga masih dalam penghitungan.

Diterangkanya kembali, Pemerintah Daerah Provinsi Kalteng melalui Instansi terkait terus berupaya dan menurunkan bantuan. Dengan harapan korban yang terkena dampak langsung dari peristiwa tersebut, dapat diberikan ketabahan dalam menghadapi kenyataan ini.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dilapangan, dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya. Jumlah korban jiwa mencapai 148 orang dengan Jumlah Ruko yang terbakar mencapai 36 unit, Rumah 21 unit, dan sarang burung walet milik warga sebanyak 2 buah dengan kerugian sekitar Rp.15,460 Miliar.(Aa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: