Mantapkan Prosedur Hubungan Komando dan Staf, Korem 102/Pjg Adakan Latihan Posko

BeritaKalteng, PALANGKA RAYA- Para unsur baik komandan maupun staf, harus senantiasa memperkaya kapasitas diri. Hal tersebut tentunya bertujuan agar prosedur hubungan komandan dan staf senantiasa berjalan sesuai mekanisme yang benar. Siapa berbuat apa sesuai peran dan kapasitasnya. Prosedur hubungan komandan dan staf, merupakan hal yang sangat krusial dalam mekanisme kerja satuan. Apalagi dalam satuan setingkat korem yang merupakan sub kompartemen strategis.

untuk meningkatkan kemampuan Dansat untuk membuat koordinasi dan keputusan serta dengan menggunakan teknik yang dimiliki sesuai prosedur dan tata kerja yg berlaku guna membantu tugas daerah dalam penanggulangan bencana daerah.

Korem 102/Pjg melaksanakan kegiatan pembukaan latihan Posko I Korem 102/Pjg tahun anggaran 2017 di Aula Makorem 102/Pjg Jl. Imam Bonjol No 5 Kota Palangka Raya. Selain melibatkan internal, kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari ini juga melibatkan unsur eksternal dari Kantor Gubernur dan perangkatnya, Polda dan BPBD Provinsi serta Kabupaten/Kota.

Hadir dalam kegiatan tersebut Tim penyelenggara Latihan Posko I korem 102/Pjg Danrindam XII/Tpr, Kasandidam XII/Tpr, Kazidam XII/Tpr, Kasrem 102/Pjg, para Kasi dan Pasi Korem 102/Pjg beserta anggota Staf Makorem 102/Pjg, Danyonif Raider 631/Atg dan para peserta Latihan Posko jumlah sekitar 50 orang.

Amanat dari Panglima Kodam XII/Tpr, Mayor Jendral TNI Andika Perkasa yang dibacakan Danrindam XII/Tpr Kolonel Infanteri Khairul Anwar Mandailing Menyampaikan, Dansat dan para Perwira Satuan harus mampu menerapkan taktik dan teknik serta koordinasi bersama Pemerintah Daerah dan pihak Kepolisian dalam Operasi penanganan bencana alam.

“Tugas pokok TNI AD adalah menegakkan kedaulatan negara dan keutuhan negara serta melindungi segenap bangsa dari segala bentuk ancaman dan gangguan dari dalam dan luar yg mengganggu stabilitas keamanan.” jelasnya selasa (21/11)

Masih dalam amanat Panglima Kodam XII/Tpr, Permasalahan sering terjadi diperbatasan negara, pencurian sumber daya alam, penyelundupan narkoba dan barang ilegal lainnya telah menimbulkan kerawanan baik bidang keamanan maupun ekonomi.

Hal tersebut dilakukan guna menyikapi dinamika perkembangan situasi saat ini dan sebagai langkah awal untuk meningkatkan kemampuan serta kesiapan aparat wilayah dalam mengatasi segala macam gangguan di wilayah Korem 102/Pjg.

“Latihan ini merupakan salah satu upaya melatih prosedur hubungan yang dilakukan antara Komandan dan Staf, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kemampuan fungsi komando” tutupnya.(Aa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: