Siap Jadi Motivator, Perempuan Dayak Bentuk Asosiasi

Beritakalteng.com- Sejumlah Masyarakat khsusunya kaum hawa di wilayah Kalimantan Tengah berinisiasi membentuk “Asosiasi Bawi, Budaya dan Pariwisata Dayak”. Hal ini bertujuan guna meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dalam berperan aktif membangun Daerah.

Guna mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah maupun pihak Legislatif, sejumlah wanita mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Provinsi Kalteng Jl. S.Suparman Kota Palangka Raya senin (30/10).

Ketua Asosiasi Bawi, Budaya Dan Pariwisata Dayak Hj. Muliadina ketika dibincangi menyampaikan, untuk mempersiapkan sumber daya manusia perempuan Dayak Kalimantan Tengah yang siap tangguh cakap dan kuat, perlu dibentuk suatu wadah atau organisasi sebagai tempat untuk belajar berkumpul, serta bertukar pikiran mencetus ide dan menyampaikan pendapat sehingga nantinya dapat bersaing atau berkompetitif dengan masyarakat lainnya.

“Sebagai upaya untuk memberi pemahaman dan pembelajaran kepada semua anggota dan Pengurus organisasi asosiasi Bawi Dayak untuk mengerti memahami tugas tanggung jawab dan tujuan serta visi dan misi adat Kalteng, serta tetap eksis dan kuat juga menjadi benteng pertahanan khususnya perempuan dalam membela mempertahankan hak perempuan Dayak Kalteng.” ujar Muliadina.

Pembentukan organisasi sendiri, katanya bertujuan untuk meningkatkan dan menjalin rasa persaudaraan kekeluargaan kekerabatan kebersamaan antar sesama perempuan Dayak, serta meningkatkan kemampuan kualitas sumber daya manusia melalui program pelatihan kursus-kursus, seminar, diskusi pendidikan yang bersifat teknis dan non teknis di bidang keterampilan dan pengetahuan.

Organisasi ini, Katanya menambahkan, akan berjuang dan berusaha sebagai motivator, inspirator, dan inisiator untuk mencari menciptakan peluang kerja maupun peluang usaha, khususnya kepada perempuan serta masyarakat Dayak dan masyarakat lainnya misalnya mencari permodalan atau Donatur, atau mengembangkan usaha sendiri untuk berpartisipasi dan berkontribusi di dalam membantu pemahaman penegakan hukum adat kepada perempuan Dayak.

Kedatangan dan tujuan yang disampaikan mendapat tanggapan positif dari anggota DPRD Kalteng seperti yang disampaikan anggota Komisi A Hj. Nataliasi, Dengan adanya pembentukan asosiasi ini, secara langsung membuktikan bahwa perempuan yang ada di Provinsi kalteng khususnya perempuan suku Dayak, ingin membangun daerahnya, tidak hanya di Provinsi saja, tetapi hingga ke daerah Kabupaten/kota.

Wakil Rakyat dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga mengatakan, keterlibatan Pemerintah khususnya Dinas/Instansi terkait juga sangat penting, guna mendukung Asosiasi yang bergerak dalam membela hak-hak perempuan.

Asosiasi ini baru akan dibentuk, dan mudah-mudahan pihak Pemerintah khususnya Gubernur dan Instansi/ Dinas maupun Struktur Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) bisa memberikan mendukung, terutama pada saat sudah dikukuhkannya pengurus yang mungkin akan dikukuhkan langsung oleh ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalteng .

“ada suatu kebanggaan tersendiri apabila Asosiasi ini berhasil dibentuk, karena akan ada wadah dan jalur bagi kaum perempuan di Provinsi Kalteng untuk bekerja serta berperan dalam membangun daerahnya. Asosiasi yang akan segera dibentuk oleh sejumlah perempuan dari Suku dayak tersebut tidak menutup kemungkinan bisa menjadi wadah dari perempuan yang bukan berasal dari suku Dayak, selama perempuan tersebut menetap di wilayah Kalteng.” tutupnya.(Aa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: