Borong 48 Medali Emas, Dusel Juara Umum Porkab Barsel 2022

Foto : Pada acara penutupan penyelenggaraan Porkab Barsel tahun 2022, Sabtu (26/11/2022), Ketua KONI Barsel, Idariani menyerahkan secara simbolis dana pembinaan kepada pengurus KONI Kecamatan.

Beritakalteng.com, BUNTOK – Tuan rumah Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Barito Selatan Tahun 2022, yakni Kecamatan Dusun Selatan (Dusel) berhasil keluar sebagai juara umum.

Pesta olahraga tingkat kabupaten Barsel, Provinsi Kalimantan Tengah yang untuk pertama kali dilaksanakan ini, diikuti oleh enam kecamatan tersebut, yaitu Dusel, Gunung Bintang Awai (GBA), Dusun Utara (Dusut), Dusun Hilir (Duslir), Jenamas dan Karau Kuala.

Pada ajang yang resmi berakhir, Sabtu (26/11/2022) itu, Kecamatan Dusel tampil sangat perkasa dengan perolehan medali emas sebanyak 48 keping, 25 perak dan 28 perunggu.

Disusul oleh kontingen GBA pada tempat kedua dengan perolehan 6 emas, 10 perak, 12 perunggu, pada tempat ketiga Karau Kuala dengan 4 emas, 9 perak dan 9 perunggu, kemudian.

Sementara itu, kecamatan Jenamas berhasil menduduki posisi keempat dengan raihan medali sebanyak 4 emas, 9 perak dan 9 perunggu, di bawahnya ada Dusut dengan 4 emas, 7 perak dan 7 perunggu, serta keenam adalah Duslir dengan raihan 3 medali emas, 9 perak dan 6 perunggu.

Acara penutupan Porkab dilaksanakan usai partai pamungkas, yaitu sepakbola yang mempertemukan antara tim dari Kecamatan Duslir melawan Kecamatan Karau Kuala.

Dalam partai final tersebut dimenangkan oleh tim Kecamatan Karau Kuala dengan skor dua gol tanpa balas, berlangsung di Stadion Batuah Buntok.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Barsel Lisda Arriyana yang dibacakan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Barsel, Akhmad Akmal Husaen, sangat mengapresiasi dan menyambut baik dengan diadakannya pelaksanaan Porkab pertama tahun 2022 di Kota Buntok ini.

“Karena kegiatan seperti ini sangat baik sekali, sebagai sarana penjaringan atlet-atlet potensial yang disiapkan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah tahun 2023, yang rencananya akan dilaksanakan di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim),” ujarnya kepada wartawan usai menyerahkan medali kepada para juara.

Ia mengatakan, kegiatan ini hendaknya terus dilaksanakan guna mencari maupun mengali bibit-bibit atlet yang potensial dan berprestasi di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini.

“Melalui kegiatan ini diharapkan bisa menghasilkan atlet-atlet yang potensial untuk dipersiapkan mengikuti ajang Porprov Kalimantan Tengah tahun 2023 mendatang,” imbuhnya.

Akmal berharap, semoga melalui kegiatan ini bisa lebih memacu gairah dan semangat para pecinta olahraga khususnya di Kabupaten Barsel ini.

“Kami atas nama Pemkab Barsel mengucapkan terimaksih kepada KONI Barsel yang sudah berusaha maksimal, sehingga kegiatan Porkab ini dapat berjalan dengan sukses, aman dan lancar hingga selesai,” apresiasi Akmal.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Barsel, Idariani mengungkapkan, tugas KONI belum selesai, setelah Porkab ini para atlet-atlet perorangan yang sudah meraih emas secara otomatis akan tergabung dalam tim Barsel menuju Porprov 2023, nantinya dan akan dilatih untuk lebih memantapkan persiapan menghadapi ajang tersebut.

“Sementara untuk olahraga yang sifatnya beregu atau tim contohnya sepak bola, pihak PSSI Barsel sudah melakukan seleksi secara langsung diajang Porkab ini,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, tim yang tidak masuk final atau tidak meraih medali sesungguhnya tidak mustahil untuk bisa tergabung dalam tim Barsel, karena di dalam tim tersebut ada pemain yang bagus maupun potensial, hanya kebetulan timnya tidak meraih medali emas di ajang Porkab ini saja.

“Artinya seperti tim futsal dan sebagainya penilainya itu individu,” tukas wanita berhijab ini.

Ia menambahkan, akan ada hasil penilai yang disampaikan dari masing-masing cabang olahraga ke KONI Barsel, yang nantinya akan diteruskan ke setiap pengurus KONI Kecamatan.

“Untuk diketahui bahwa sesunguhnya Porkab ini sama dengan ajang Porprov dan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang digelar setiap 4 tahun sekali, berbeda dengan kejuaran pada umumnya yang dilaksanakan setiap tahunnya,” Pungkas Idariani.

Sebagai informasi, dalam kegiatan yang dilaksanakan sejak Sabtu (19/11/2022) tersebut, ada 11 cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni bulu tangkis, pencak silat, catur, sepakbola, futsal, bola volly, tenis meja, atletik, billyard, karate dan panahan. (Sebastian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: