Beritakalteng.com, BUNTOK – Asesmen Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Selatan tahun 2026 disoroti oleh sejumlah tokoh yang berharap agar jabatan struktural tertinggi di daerah ini, bisa ditempati oleh orang yang benar-benar kompeten dan berintegritas tinggi.
Koordinator Lembaga Pemantauan, Pendidikan dan Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (LP3K-RI) Kabupaten Barito Selatan dan Barito Timur, Latif Kamaruddin mengingatkan agar seleksi calon Sekretaris Daerah setempat berlangsung transparan, akuntabel agar benar-benar menghasilkan pejabat defenitif yang kompeten dan berintegritas.
Pemkab Barsel melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BKPSDM) Tahun Anggaran 2026 telah membuka Asesmen Calon Sekretaris Daerah Kabupaten Barsel, ada enam calon yang lolos.
Berikut nama – nama calon Sekda Barsel tahun 2026 :
1. Dr. Ita Minarni, S.T., M.T.
2. Ida Safitri, S.P., M.M
3. Jaya Wardana, AP., S.E., M.Ec.Dev.
4. Ahkmad Akmal Husaeni,.S.Stp., M.A.
5. Yuristianti, S.Hut., M.M., CGCAE.
6. Dr. Manat Simanjuntak, S.Pd., M.Pd., S.H.
Latif mengatakan, sebagai putra daerah, dia sangat berharap agar Sekda Barsel adalah orang yang benar-benar memiliki integritas serta dedikasi yang tinggi dalam membangun daerah yang lebih baik lagi.
Pria kelahiran Desa Panda Asem ini menilai, seluruh peserta yang berkompetisi merupakan putra-putri terbaik daerah.
“Meskipun demikian saya menggarisbawahi, adanya peserta berlatar belakang lulusan STPDN yang secara keilmuan tata kelola pemerintahan sangat mumpuni, muara penilaian sepenuhnya ada di tangan Pansel,” papar Latif, Selasa (4/8/2026).
Sekda itu, lanjut dia, memegang peran vital sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), ketua pembina kepegawaian, sekaligus ujung tombak segala sektor pembangunan.
“Kami sangat berharap Pansel selektif dalam menentukan siapa yang paling layak. Kita butuh sosok yang memiliki integritas dan dedikasi tinggi demi kemajuan Barsel,” harapnya.
Uji kompetensi yang diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Barsel itu, diharapkan dilakukan secara objektif dan taat aturan.
“Kita masyarakat khususnya di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini berharap, Panitia Seleksi (Pansel) bekerja secara objektif, selektif, dan taat aturan guna menghasilkan pemimpin birokrasi yang berintegritas,” kata Latif
Sementara itu, di sisi lain, salah satu tokoh masyarakat Barsel, H. Jarliansyah mengingatkan, kecermatan Pansel dalam menilai latar belakang pendidikan, kepangkatan, rekam jejak, serta pengalaman manajerial, sangat penting untuk menjaga kondusivitas tata kelola pemerintahan.
“Pelaksanaan pemilihan harus merujuk pada aturan yang berlaku, jangan sampai ada pelanggaran. Jika Sekda yang dilantik tidak tepat, berpotensi menimbulkan kondisi ‘dua matahari’ atau dualisme kepemimpinan. Ini tentu tidak baik bagi kelancaran roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat,” tegasnya.
Mantan anggota DPRD Barsel tiga periode tersebut menambahkan, Sekda definitif terpilih kelak harus berada dalam satu komando dengan Bupati serta mampu bersinergi secara inklusif dengan Forkopimda, DPRD, seluruh OPD, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama.
Namun, dia juga turut memberikan apresiasi atas kepemimpinan Pj. Sekda Barsel saat ini yang dinilainya piawai dalam menjaga stabilitas koordinasi birokrasi selama masa transisi.
“Harapan kami secara umum, Sekda yang terpilih nanti adalah sosok yang benar-benar mengabdi untuk Barito Selatan. Harus dekat dengan masyarakat, paham persoalan di lapangan, dan memiliki semangat membangun ‘Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus’ ini. Tujuannya satu, bagaimana birokrasi bisa melayani dengan cepat, adil, dan mensejahterakan seluruh masyarakat Barsel,” ingatkan dia.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan melalui BKPSDM terus menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan tata kelola birokrasi yang transparan, akuntabel, dan berbasis sistem merit.
Bekerja sama dengan Pusat Penilaian Kompetensi dan Pelayanan Psikologi (PPKPP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM), sebanyak 6 (enam) orang peserta Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Selatan resmi mengikuti tahapan Asesmen Kompetensi (Tes Manajerial) di Kantor BKPSDM Kabupaten Barito Selatan, Buntok, pada Selasa, 28 Juli 2026.
Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum sekaligus Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten Barito Selatan, Eko Hermansyah, Keenam peserta tersebut dinyatakan berhak melangkah ke tahapan tes manajerial setelah resmi diumumkan memenuhi syarat (MS) pada tahapan seleksi administrasi oleh Panitia Seleksi yang diketuai oleh Prof. Dr. H. Suriansyah Murhaini, SH., MH.
Dalam sambutannya, Eko menegaskan bahwa asesmen kompetensi ini bukan sekadar pemenuhan formalitas seleksi semata, melainkan instrumen penting untuk mengukur secara terukur kesesuaian kompetensi manajerial, sosio-kultural, serta potensi kepemimpinan para kandidat.
“Asesmen ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi terbuka untuk mengukur kesesuaian kompetensi manajerial, sosial kultural, serta potensi kepemimpinan para peserta sesuai dengan standar kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berkomitmen penuh menjaga akuntabilitas dan transparansi pengisian JPT Pratama ini. Melalui proses ini, diharapkan lahir seorang pimpinan birokrasi yang tidak hanya profesional dan berintegritas tinggi, tetapi juga mampu menggerakkan roda pemerintahan secara efektif demi peningkatan kualitas pelayanan publik bagi seluruh masyarakat Barito Selatan.
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah