Beritakalteng.com – Tamiang Layang – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Paju Epat, dan sekitarnya terus meluas. Teranyar, lahan yang terbakar telah mencapai lebih dari 121 hektar untuk untuk lima desa terdekat dan terparah.
Upaya pemadaman karhutla terus dilakukan oleh Tim Relawan Karhutla Kecamatan maupun Tim Satgas Karhutla yang terdiri dari TNI/Polri, BPBD, perusahaan, masyarakat dan warga yang terlibat lainnya.
Akibat luasnya lahan yang terbakar dan banyak menimbulkan kepulan asap tebal yang menyelimuti langit di lokasi. Dikhawatirkan, jika sampai ke pemukiman masyarakat, bisa berdampak terhadap kesehatan terutama pada saluran pernapasan akut.
Camat Paju Epat, Fredi Takasiang, saat dikonfirmasi mengatakan meski luas lahan yang terbakar mencapai ratusan hektar, namun jarak pandang dan kondisi udara untuk saat ini tidak begitu sehat.
“Lima desa terdekat paling terparah, Desa Siong, Balawa, Telang, Murutuwu habis itu Kalinapu,” kata Fredi Takasiang, Jumat (18/9/2026).
Kendati demikian dirinya berharap karhutla ini cepat teratasi, sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih besar. (ags)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah