Bentuk Tim, Dorong Percepatan PTN-BLU dan PTN-BH di Tahun 2024

FOTO : Rektor anggota Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri Kawasan Timur Indonesia (KPTN-KTI) ketika menghadiri kegiatan silaturahmi, Sabtu (18/6/2022)

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – Melalui pertemuan silaturahmi Rektor anggota Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri Kawasan Timur Indonesia (KPTN-KTI) kedepannya, seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang berada di kawasan timur Indonesia menjadi PTN Badan Layanan Umum (BLU) dan PTN Badan Hukum (BH) ditahun 2024 mendatang.

Seperti yang disampaikan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr. Andrie Elia, SE,MSi bahwa dengan adanya pertemuan ini dirinya berdoa ditahun 2024 nanti seluruh PTN di Wilayah Timur sudah bersetatus PTN-BLU dan PTN-BH.

“semoga apa yang dicita-citakan dan yang di inginkan dalam pertemuan kali ini dapat terwujud ditahun 2024 mendatang. Untuk UPR sendiri tinggal menunggu “ketok palu” untuk menuju PTN-BLU,” kata Andrie, usai kegiatan, Sabtu (18/6/2022).

Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalteng ini juga tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh PTN Wilayah Timur yang menunjuk dan mempercayakan UPR sebagai tuan rumah dalam kegiatan konsersium sehingga menghasilkan kesepakatan bersama.

Setelah UPR bersetatus PTN-BLU, dirinya optimis ditahun 2024 mendatang UPR mampu meningkatkan statusnya menjadi PTN-BH.

Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Dr. Lukman, ST., M.Hum bahwa saat ini PTN wilayah timur Indonesia hanya memiliki 1 Universitas berstatus PTN-BH yakni Universitas Hassanudin, Makassar.

“terdapat 5 arah kebijakan yang harus dilakukan oleh perguruan tinggi di wilayah Indonesia Timur yaitu, meningkatkan angka partisipasi Pendidikan tinggi, menguatkan mutu dan relevansi Pendidikan tinggi,”

“menguatkan mutu dosen dan tenaga pendidik, menguatkan sistem tata kelola, dan menguatkan riset dan inovasi dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga Target pencapaian PTN-BLU dan PTN-BH bisa tercapai secara menyeluruh terutama bagi PTN di wilayah Indonesia Timur yang bergabung sebagai anggota Konsorsium,” beber Lukman

Ketua Presidium KPTN-KTI, Prof. Andri Patton mendorong sekaligus mengajak seluruh anggota KPTN – KTI agar tahun 2024 nanti bisa mencapai PTN-BLU dan PTN-BH.

“kita menyadari, banyak perguruan tinggi di wilayah Indonesia timur yang masih tertinggal dari perguruan tinggi lainnya. Melalui kegiatan ini kita berkomitmen agar ditahun 2024 mendatang, seluruh KPTN-KTI bisa mencapai PTN-BLU dan PTN-BH bagaimanapun caranya,” ujar Andri Patton.

Melalui hasil pertemuan rektor anggota Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri Kawasan Timur Indonesia ini dapat mempercepat proses pencapaian Universitas menuju PTN-BLU dan PTN-BH

Dirinya menyadari, untuk menuju  PTN-BLU dan PTN-BH sampai dengan batas akhir ditahun 2024 mendatang cukup berat jika diakukan dengan sendiri-sendiri.

“untuk itu kita coba berhimpun, dengan harapan seluruh anggota dapat mendukung dan mengisi kekurangan satu sama lain. Anggota yang sudah BLU bisa mesupervisi anggota yang masih Satker, dan Anggota yang sudah BH bisa mesupervisi anggota yang BLU. Mudah-mudahan dengan cara itu, tahun 2024 seluruh anggota sudah BLU atau BH,” bebernya lebih dalam.

Sekedar diketahui, pertemuan silaturahmi Rektor anggota Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri Kawasan Timur Indonesia (KPTN-KTI) tahun 2022 ini dihadiri 21 PTN dari 42 anggota konsorsium.(a2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: