Dua Tahun Terkendala Pandemi Covid-19, Sebanyak 61 Jamaah Haji Barsel Diberangkatkan

Foto : Sebanyak 61 orang jamaah haji asal Barsel yang masuk dalam kloter lima,  diberangkatkan Kamis (16/6/2022) dan akan tiba di Asrama Haji Banjarmasin, Kalsel pada Jumat (17/6/2022) yang selanjutnya akan diberangkatkan melalui Embarkasi Banjarmasin pada Sabtu (18/6/2022) menuju Madinah, Arab Saudi.

Beritakalteng.com, BUNTOK – Sempat tertunda selama dua tahun karena terkendala pandemi Covid-19, sebanyak 61 orang calon jamaah haji di Kabupaten Barito Selatan akhirnya diberangkatkan, Kamis (16/6/2022).

Bertempat di halaman Masjid Agung Baiturrahman Buntok, Kecamatan Dusun Selatan, para calon jamaah haji ini dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah Barsel, Edy Purwanto.

Ia menerangkan, selama dua tahun 2020 dan 2021, Pemerintah Arab Saudi tidak menerima jamaah haji dari luar Negara akibat wabah Covid-19.

Namun karena sekarang jumlah kasus Covid-19 sangat jauh menurun, Arab Saudi pada akhirnya mulai membuka dan menerima kembali jamaah haji dari berbagai Negara dengan jumlah terbatas.

“Setelah penantian selama dua tahun akibat pandemi Covid-19, alhamdulilah pada tahun ini pemerintah Arab Saudi membuka kembali pelaksanaan ibadah Haji,” ucap Edy.

“Mari kita berdoa agar pandemi ini bisa segera berakhir, sehingga ibadah haji bisa normal kembali,” imbuhnya lagi.

Edy kemudian berpesan kepada para jamaah haji agar memantapkan hati untuk beribadah hanya semata-mata karena Allah SWT dan menunaikan hukum islam ini sesuai syariat, berbuat baik dan tidak mengucapkan perkataan kotor, serta selalu rendah diri.

Dan yang terpenting adalah, sebagai tamu suatu negara para jamaah juga diminta untuk menunjukan sikap hormat dan ramah demi menjaga martabat negara Indonesia serta nama baik kabupaten Barito Selatan.

“Kita mengimbau agar para jamaah haji menjaga kesehatan, sehingga keseluruhan rangkaian ibadah bisa diikuti dengan baik,” ingatkannya membacakan pesan Pj Bupati Barsel, Lisda Arriyana.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Perwakilan Barsel, Arbaja menyampaikan, setelah penantian panjang selama dua tahun, pada saat ini dilaksanakan pelepasan calon jamaah haji Barsel berjumlah 61 orang terdiri dari 27 orang laki-laki dan 34 orang perempuan.

Dengan rincian dari Kecamatan Dusun Selatan 38 orang, Gunung Bntang Awai (GBA) 5 orang jamaah, Karau Kuala 9 orang, Dusun Utara 3 orang dan Kecamatan Dusun Hilir 6 orang.

“Jamaah haji termuda berusia 30 tahun dan tertua berusia 64 tahun,” ulasnya.

Sedangkan yang dipercayakan sebagai petugas kloter adalah Ustadz H. Muhammad Sibawaihi Lc. M.Pd yang juga dipercaya oleh pemerintah untuk mendampingi para jamaah Barsel sebagai pembimbing ibadah.

Dijelaskan oleh Arbaja, ada yang berbeda dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, karena ada sedikit perubahan kebijakan dari pemerintah Arab Saudi, yakni dikurangi kuota hanya sekitar 46 persen dari seharusnya.

“Pemerintah Arab Saudi juga melakukan kebijakan membatasi usia jamaah haji dari 65 tahun ke atas tidak diterima sebagai jamaah haji,” beber dia.

Untuk itu, dia pun mengajak masyarakat agar mendoakan pandemi ini bisa cepat berlalu, sehingga di tahun mendatang penyelenggaraan jamah haji bisa normal kembali.

Jamaah haji Barsel sendiri termasuk dalam kloter 5 bersama dengan jamaah haji, Palangka Raya, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Lamandau, Pulang Pisau dan Gunung Mas.

Dan direncanakan akan masuk asrama haji di Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada 17 Juni 2022 dan berangkat dari Embarkasi Banjarmasin menuju Madinah pada tanggal 18 Juni 2022 pukul 14.00 WITA.(Sebastian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: