Kekurangan Dana Rp786 Juta, Pilkades Serentak Disarankan Ditunda

Foto : Ketua Komisi I DPRD Barsel, H. Jarliansyah.

Beritakalteng.com, BUNTOK – Dikarenakan kekurangan dana sekitar Rp786 juta lebih, DPRD Kabupaten Barito Selatan menyarankan agar Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMDes) setempat menunda pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2022.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi I DPRD Barsel, Jarliansyah pada saat pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) lanjutan pembahasan persoalan Pilkades serentak bersama DSMPDes, Jumat (3/6/2022).

Dia menyarankan apabila nantinya setelah dilakukan pergeseran anggaran tetap tidak mencukupi, maka pilihan terbaik adalah menunda sementara pelaksanaan Pilkades serentak tersebut.

“Kalau memang ditunda, tinggal merubah peraturan bupati (Perbup) yang menyatakan Pilkades serentak dilaksanakan pada tahun 2022 ini,” tukas dia.

Pasalnya, lanjut politisi PDI Perjuangan ini lagi, kesukesan pelaksanaan Pilkades serentak ini ditentukan salah satunya adalah dengan adanya ketersediaan dana penyelenggaraan yang cukup.

“Karena dalam penyelenggaraannya ada tahapan-tahapan yang harus dilaksanakan, dan setiap tahapan ini kan memerlukan dana yang cukup untuk melaksanakannya, supaya optimal sebagaimana yang diharapkan,” terang Jali.

Dia mengaku khawatir, apabila Pilkades serentak tetap dipaksakan untuk dilaksanakan dengan kondisi dana yang kurang, maka akan berpengaruh tidak baik bagi pelaksanaan Pilkades itu sendiri.

“Kalau dana tidak cukup, tentu saja tahapan-tahapan dalam pelaksanaan Pilkades itu tidak bisa terselenggara dengan baik. Sehingga dikhawatirkan akan menghambat pelaksanaannya nanti,” pungkas Jali.(Sebastian)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: