Fakultas Teknik UPR Siap Menuju WBK dan WBBM

FOTO : Dekan Fakultas Teknis Univeristas Palangka Raya (FT-UPR), Ir. Waluyo Nuswantor, MT ketika ditemui awak media, senin (22/2/2021)

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – pasca pencanangan pembangunan zona integritas menuju predikat wilayah bebas korupsi (WBK), dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) dilakukan pada akhir bulan agustus tepatnya tanggal 24 Agustus 2020 oleh dua Fakultas yakni Fakultas Tenik dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UPR.

Dekan Fakultas Teknis Univeristas Palangka Raya (FT-UPR), Ir. Waluyo Nuswantor, MT sebelum pencanangan pembangunan zona integritas tersebut dilakukan, telah mengeluarkan surat keputusan terkait pembentukan Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah WBK dan WBBM.

Surat Keputusan yang dikeluarkan tersebut dikeluarkan pada pertengahan tahun anggaran berjalan, sehingga anggaran kegiatan belum dicanangkan.

“hal ini tentunya menyebabkan beberapa rencana kerja tim yang dibentuk belum optimal. Anggaran persiapan kegiatan tim masuk dalam revisi ke empat bulan oktober 2020 untuk belanja bahan,” kata Ir. Waluyo Nuswantor, MT, senin (22/2/2021).

Waluyo juga menjelaskan, dalam memenuhi aspek manajemen perubahan, Fakultas Teknik UPR sudah membentuk Tim Internal, menandatangani pakta integritas dan pencanangan pembangunan zona integritas, menyusun dokumen kerja pembangunan zona integritas.

Untuk penyusunan dokumen kerja pembangunan zona integritas, ujarnya menambahkan sudah dilakukan yakni melalui penentuan rencana aksi, sosialisasi kepada pegawai dimana proses sosialisasi ketika itu hanya dilakukan melalui website karena adanya penyusunan dan adaptasi kegiatan selama masa pendemi covid-19.

Pihak Fakultas Teknik UPR juga sudah melakukan pemantauan dan evaluasi pembangunan zona integritas melalui rapat koordinasi serta melakukan perubahan pola pikir dan budaya kerja.

“penetapan dan pengesahan role model dan agen perubahan sudah dilakukan melalui rapat senat, pengembangan budaya kerja dan pola pikir sudah dilakukan meski belum maksimal,” katanya menambahkan.

Untuk rencana kerja ditahun 2021, dari tim manajemen perubahan akan mensosialisasikan kepada seluruh pegawai mengenai zona integritas melalui rapat-rapat. Sekaligus juga mengagendakan rapat evaluasi pembangunan zona integritas untuk menindaklajuti hasi monev sebelumnya.

Tim manajemen perubahan juga akan mensosialisasikan budaya pelayanan prima bagi tamu di lingkungan Fakultas Teknik, dan juga membangun sistem pelayanan terpadu berbasis ICT.

Untuk pencapaian aspek Penataan Tatalaksana, Fakultas Teknik UPR akan melanjutkan pencapaian ISO 9001 untuk penjaminan menajemen mutu yang mendukung sistem WBK dan WBBM.

“pelaksanaan WBK dan WBBM akan dilakukan dengan sistem yang lebih simpel dan berteknologi. Kita juga sudah mengusulkan perbaikan Sarpras sistem pelayanan satu pintu di gedung Dekanat UPR,” katanya menambahkan.

Untuk pencapaian aspek penataan sistem manajemen SDM, Dirinya lebih dalam menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti perlu adanya SOP terkait sistem manjemen SDM, penting adanya pemuktahiran selalu data pribadi.

Sementara untuk pencapaian aspek penguatan pengawasan, Tim yang dibentuk akan melanjutkan rencana kerja yang belum terealisasi ditahun 2020. Melakukan evaluasi, dan juga melakukan rapat koordinasi rutin antar tim dalam implementasi WBK dan WBBM.(a2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: