BeritaKalteng.com, BUNTOK – Kapolres Barito Selatan, AKBP Jecson R. Hutapea, SIK mengungkapkan tidak ada ditemukan bukti penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Gudang Gas Liquid Patroleum Gas (LPG) milik H. Nasir yang terbakar di Jl. Kaladan, Kelurahan Hilir Sper, Kecamatan Dusun Selatan.
Informasi ini diungkapkan oleh Jecson melalui pesan singkat, Jumat (22/5/2026).
Menurut dia, berdasarkan hasil penyelidikan, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan para saksi, tidak menemukan adanya bukti penimbunan BBM seperti yang diduga.
“Selamat siang, dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, tidak ditemukan adanya penimbunan bbm. Memang ada bbm jenis Pertamax di lokasi, dari keterangan para saksi jumlahnya 60 liter dan dipergunakan untuk kebutuhan sendiri/mobil pick up,” ungkap Kapolres.
Untuk penyebab kebakaran sendiri, diungkapkan dia lagi, merupakan akibat dari korsleting listrik.
“Sumber api diduga berasal dari korsleting arus listrik dan ditemukan kabel-kabel yang tidak diatur dengan baik/asal-asalan dan kondisi sedang hujan,” beber Jecson.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi, yaitu Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Barsel, Salapudin, peristiwa kebakaran yang menimpa satu buah Gudang LPG milik H. Nasir dan satu rumah tinggal milik warga bernama Jhonson, mengungkap dugaan adanya aktivitas penimbunan BBM.
Dibeberkan Kadis Dinas menerima laporan mengenai peristiwa kebakaran tersebut sekitar pukul 11.30 WIB, atau pada saat orang tengah ibadah Jumat.
Mendapatkan laporan itu, tim dari Disdamkarmat Barsel langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pemadaman api.
“Ada sejumlah unit (mobil pemadam) yang diturunkan ke tempat kejadian, dan dibantu oleh pihak TNI, Polisi tadi yang ada di lokasi,” terangnya saat ditemui di Halaman Kantor Bupati Barsel, Jumat (15/5/2026).
“Kebakaran yang terjadi itu di tempat (gudang) LPG, dan kemungkinan juga ada minyak (BBM),” ungkap Salapudin.
Jelas dia lagi, dugaan adanya BBM tersebut diketahui pada saat proses pemadaman api, yaitu ketika air bertekanan tinggi dari dalam selang disiram ke lokasi kebakaran, api bukannya mengecil tapi malah semakin membesar dan kemudian merembet ke rumah milik salah satu warga atas nama Jhonson yang berada tepat di samping gudang.
“Setelah ada penyemprotan tadi, dengan kencang menembaknya air, ada minyak, lalu minyak itu menyebar, lalu melelehlah (merembet) ke tempat pak Jhonson,” bebernya.
Dilansir dari sejumlah media daring, dugaan yang sama juga diungkapkan oleh pemilik rumah yang turut menjadi korban kebakaran, Jhonson yang menyaksikan adanya cairan BBM mengalir dari gudang (LPG) milik tetangga pada Jumat (15/5/2026).
Menurutnya, BBM yang mengalir dari gudang LPG tetangga tepat menuju rumahnya.
“Kamar tidur kami itu tidak bisa dibuka, karena masuk bau BBM dari gudang milik tetangga sebelah,” ujarnya di Buntok, Sabtu (16/5/2025).
Ia mengatakan, kebakaran bermula saat semprotan air pemadam mengenai galon BBM yang sudah terbakar di lokasi kejadian.
“BBM yang terbakar itu meluap dan mengalir ke rumah kami, sehingga memicu kebakaran,” katanya.
Aliran BBM yang terbakar pertama kali mencapai teras rumah dan mulai membakar kursi yang berada di bagian depan.
Jonson menambahkan, api kemudian membesar dan merambat ke seluruh bagian rumah.
“Awalnya mengalir ke teras rumah, kemudian membakar kursi hingga membakar isi rumah kami,” tambahnya.
Kondisi tersebut membuat keluarga panik dan berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api yang semakin membesar.
Sebagian barang tidak sempat diselamatkan karena api sudah terlanjur melahap hampir seluruh bangunan.
Pantauan awak media, Jumat (15/5/2026), di TKP kebakaran tampak sejumlah galon/tong plastik besar yang diduga tempat menampung BBM.
Dan berdasarkan rilis yang diberikan oleh pihak RSUD Jaraga Sasameh Buntok, ada dua korban dalam kejadian kebakaran tersebut, yaitu N yang mengalami luka bakar derajat 2, akibat ledakan tabung gas pada saat memasak, sementara satu lainnya yaitu MA mengalami keram pada kaki karena kelelahan menangani kebakaran.
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah