Siswi SMANSA Buntok Tembus Lima Besar Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional

LKTI : Didampingi oleh Plt. Kepala Sekolah Dra. Mayani, M.Pd dan Guru Pembimbing Pince, S.Pd, M.Pd, kedua siswi SMANSA Buntok optimis mampu tembus tiga besar LKTI 2020.

Beritakalteng.com, BUNTOK – Dua orang siswi SMA Negeri 1 (SMANSA) Buntok, Kabupaten Barito Selatan Preety Febriming Permata Aven Tan dan Mindyata Putri Mawiney Palar, ukir prestasi dengan masuk sebagai lima besar finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) setingkat SMA/SMK di tingkat Nasional tahun 2020.

Kedua siswi kelas 11 IPA 1 tersebut, berhasil masuk sebagai lima besar finalis lomba yang digelar secara virtual tersebut, dengan membawa karya ilmiah uji efektivitas antibakteri tanaman Rimpang Suli Takuluk (Alpinia Mutica), atau yang biasa disebut dalam bahasa suku Dayak Ma’anyan dengan nama Puai Tanjung/Puai Ampeng itu pada penyakit saluran kemih.

Preety dan rekannya optimis, mampu menembus setidaknya tiga besar pada kegiatan yang pendaftarannya dibuka sejak tanggal 21 September sampai dengan 22 Oktober 2020 itu dan akan ditentukan hasilnya pada tanggal 14 November 2020 pekan depan tersebut.

“Optimis, semoga dapat (masuk) tiga besar,” yakin Preety saat ditemui awak media di sela kegiatan presentasi naskah tulisan ilmiah secara virtual di SMANSA Buntok, Sabtu (7/11/2020),

Untuk digunakan sebagai obat, akar/ubi Rimpang Suli Takuluk ini, dibersihkan dan dikeringkan selama tiga hari, selanjutnya diolah dengan cara direbus dan airnya kemudian diminum secara rutin, hingga penyakit yang diderita benar-benar sembuh.

Sebenarnya, jelas Preety lagi, selain untuk mengobati infeksi saluran kemih, tanaman yang merupakan satu ordo dengan tanaman jahe (Zingiberales) dan biasa ditemukan di hutan ini, mempunyai banyak manfaat lainnya.

Sebagaimana dilansir oleh laman Health, Alpinia Mutica mampu mengobati sakit perut, sebagai antioksidan, antikanker, antiinflamasi, antispasmodik, luka dalam, gangguan saraf, analgesik, hepatoprotektif dan kardioprotektif.

Karena Alpinia Mutica mengandung banyak senyawa flavokawain B,5,6 – dehydrokawain, pinostrobin chalcone dan alpinetin. Hasil isolasi diketahui terdapat empat komponen yang dinamakan flavokawain B, pinocembrin, 5,6 – dehydrokawain dan 1,7 – difenil – 5 – hidroxy – 6 – hepten – 3 – one.

Keragaman manfaat Rimpang Suli Takuluk ini, juga dibuktikan dengan hasil penelitian Fakultas MIPA Universitas Tanjung Pura (UNTAN).

“Manfaatnya ini sebenarnya banyak, tapi dalam karya tulis kami ini, kami angkat yang untuk penyakit infeksi saluran kemih,” terangnya.

“Rimpang Suli Takuluk ini, mempunyai satu senyawa yang bisa membunuh bakteri penyebab penyakit saluran kemih. Sudah dibuktikan juga oleh penelitian mahasiswa di Fakultas MIPA di Tanjung Pura,” tambah Preety mengakhiri.(Sebastian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: