Jarliansyah : Jadikan Pancasila Sebagai Ideologi dan Falsafah yang Hakiki!

Foto : Jarliansyah

Beritakalteng.com, BUNTOK – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan, Jarliansyah, mengajak seluruh masyarakat setempat untuk menjadikan momentum peringatan hari kesaktian Pancasila, Senin (1/6/2020), sebagai langkah baru menuju Indonesia yang lebih maju.

Politisi PDIP ini meyakini, apabila Pancasila diterapkan dengan baik dalam kehidupan masing-masing individu, maka secara otomatis dapat dijadikan senjata penangkal segala isu-isu intoleransi, terorisme dan radikalisme di negara kita ini

“Oleh karena itu, harus dijadikan momentum untuk mengembalikan Pancasila sebagai ideologi dan falsafah yang hakiki,” yakinnya.

“Karena Ideologi Pancasila sebagai dasar negara dan selama ini sudah terbukti, bahwa hal itulah satu-satunya yang dapat mempersatukan bangsa di tengah keanekaragaman kultur budaya serta adat-istiadat yang berbeda, dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika,” tukasnya menambahkan.

Ia kemudian menerangkan, bahwa salah satu upaya pengamalan ideologi Pancasila dalam kehidupan masyarakat yang paling sederhana, adalah dengan cara meningkatkan kembali kesadaran masyarakat tentang pentingnya budaya bergotong-royong.

Sebab kata dia lagi, dengan bergotong-royong, maka semua orang akan kembali merasakan adanya rasa sosial dengan kebersamaan, yang pada akhirnya semua orang akan menjunjung tinggi artinya musyawarah, sebagai upaya bersama memecahkan masalah dan menemukan solusi bagi semua permasalahan.

“Sehingga, perihal tersebut harus ditanamkan bagi generasi penerus sebagai tongkat estafet pembangunan, baik di generasi sekarang hingga di masa yang akan datang,” ajaknya.

“Agar semangat nasionalisme di tengah kehidupan bermasyarakat terus terjaga dan Pancasila sebagai dasar negara kita bisa menjadi percontohan bagi negara lainnya,” tambahnya.

Lanjut Jarli lagi, cara paling ampuh menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari perpecahan, adalah dengan menanamkan rasa nasionalisme kepada para anak-anak bangsa sejak dari usia dini.

“Saya yakin, dengan rasa nasionalisme yang tinggi dari segenap warga negara, maka segala ancaman akan keutuhan keberlangsungan NKRI bisa dengan mudah patahkan dan dihancurkan. Walau demikian, kita harus senantiasa tetap waspada akan ancaman keutuhan NKRI itu,” tandas Jarliansyah.

Sebagaimana diketahui, hari lahirnya Pancasila diawali dengan adanya Dokuritsu Junbi Cosakai atau Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang mengadakan sidang pertama perumusan dasar negara pada 29 Mei sampai 1 Juni 1945 silam.

Tepat pada tanggal 1 Juni 1945 itulah, Bung Karno berpidato di hadapan BPUPKI mengusulkan dasar negara kita dengan nama Pancasila, yang juga merupakan judul pidato disampaikan oleh Presiden pertama RI tersebut.

Sehingga, setiap Tanggal 1 Juni di setiap tahun, kemudian dikenang dan ditetapkan sebagai hari lahir Pancasila.(Sebastian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: