Rektor UPR Tinjau Lokasi Pekan Ilmiah dan Seni Sendratasik FKIP

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA- Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Dr Andrie Elia SE MSi meninjau rangkaian pekan ilmiah dan seni Sendratasik FKIP UPR, yang di gelar di dua ruangan terpisah, yang berada di lingkungan kampus FKIP UPR, Jumat (11/10) pagi tadi.

Kegiatan Pekan Ilmiah dan Seni Sendratasik FKIP UPR, digelar di dua tempat terpisah. Untuk kategori pentas seni, digelar di lingkungan kampus Prodi Sendratasik FKIP UPR, Jalan RA Kartini Kota Palangka Raya, sementara untuk kategori lomba Karya Tulis Ilmiah dan Micro Teaching, digelar di lingkungan kampus induk FKIP UPR, yang berada kawasan Universitas Palangka Raya, Jalan Yos Sudarso Kota Palangka Raya.

Saat dibincangi awak media, Rektor UPR Dr Andrie Elia SE menyampaikan, kegiatan Pekan Ilmiah dan Seni Sendratasik FKIP UPR Tahun 2019 ini, merupakan kegiatan yang sangat positif.

Selain bertujuan menggali potensi bakat seni kaum milineal, terutama para mahasiswa. Pada kegiatan ini juga, menjadi ajang yang sangat baik, untuk meningkatkan komptensi mahasiswa, dalam hal karya tulis ilmiah.

“Khususnya, dalam lomba karya tulis ilmiah, mahasiswa yang menjadi peserta, dituntut untuk menyajikan gagasan dan pemikiran dalam karya ilmiahnya,” kata Dr Andrie Elia.

Lanjut Dr Andrie Elia mengatakan, karya ilmiah yang disajikan, diharapkan dapat menjadi sebuah inovasi sekaligus pula berkontribusi, dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

“Kita juga berharap, para peserta dapat mempersiapkan dan menampilkan hasil karyanya dengan sebaik mungkin, dan alangkah bagusnya lagi, itu merupakan sebuah inovasi baru, dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK),” ujar Dr Andrie Elia SE MSi.

Ditempat yang sama, Wakil Dekan Bidang Akademik Dr Debora MPd mengatakan, untuk kegiatan lomba karya tulis ilmiah, dilakukan penilaian oleh sejumlah juri, yang memiliki kompetensi dibidangnya masing-masing.

Khususnya, dalam lomba karya tulis ilmiah, yang menjadi dewan juri, diantaranya Dr Jakson Paniring MPd, Prof Dr Sulis MSi dan Prof Dr Petrus Poerwadi MS.

“Para peserta, yang mengikuti lomba karya tulis ilmiah ini, diminta untuk menyajikan hasil tulisannya, dihadapan dewan juri. Disana, peserta harus mampu menerangkan maksud dan tujuan, serta mempresentasikan dan mempertahankan karya ilmiah yang disajikan dihadapan dewan juri,” kata Dr Debora MPd.

Timpal Dr Debora, saat ini pihaknya sangat mengapresiasi dan animo dari para peserta, yangmana dari masing-masing peserta berupaya menampilkan karya terbaiknya, dihadapan dewan juri, dan persaingannya pun sangat ketat.

“Sebab, hasil tulisan karya ilmiah yang ditampilkan pun adalah karya-karya yang sangat menarik, dan merupakan buah gagasan pemikiran para peserta lomba, yang tentunya akan berkontribusi pada pengembangan IPTEK,” pungkasnya.(YS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: