Bandara Tjilik Riwut Akan Dikelola Pihak Swasta

BeritaKalteng.com, PALANGKA RAYA-Dalam rangka mewujudkan Program Nawa Cita Pemerintah Pusat No. 3 tentang membangun dari pinggiran, Dirjen Perhubungan Udara melakukan pengembangan Bandara Tjilik Riwut, Kalimantan Tengah.

“Bandar udara dibangun dengan tujuan untuk mempermudah konektivitas antar daera yang sulit dijangkau dengan jalur darat dan air”, ungkap Agus Santoso, Dirjen Perhubungan Udara dalam acara pertemuan antara Tim Spesifik Komisi V DPR RI dengan Pemerintah Kalteng (11/04) malam tadi.

Pengembangan yang dilakukan pada Bandara Tjilik Riwut tersebut, diantaranya pembangunan jalan di kawasan bandara, penambahan parking area pesawat, dan penambahan terminal penerbangan.

Upaya tersebut dilakukan sejalan dengan kenaikan trafick yakni  100.000, 200.000. Sedangkan sekarang sudah 1 juta penumpang pertahun.” lanjut Agus Santoso.

Agus Santoso mengungkapkan, bahwa bandara dengan trafick lebih dari 1 juta biasanya sudah impas. Impas yang dimaksud ujarnya menambahkan, dalam arti seimbang antara biaya operasional dengan biaya yang didapat dari Passenger Service Charge.

“Artinya bandara sudah bisa mandiri dan tidak bergantung pada APBN. Itulah makanya, kalau penumpangnya sudah lebih dari 1 juta, biasanya yang pembiayaannya berasal dari APBN ini mulai kita lepas pada partisipan dari BUMN atau Swasta.” tutur Agus Susanto.

Nantinya Bandara Tjilik Riwut ini akan diserahkan pada BUMN atau Swasta agar tidak memberatkan APBN dan sekarang sudah dilirik oleh Angkasa Pura II.(bhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: