Casis Anggota Polri Dilakukan Secara Terbuka Transparan dan Gratis

BeritaKalteng.com, PALANGKA RAYA – Lebih dari 1.000 orang se Kalimantan Tengah (Kalteng), telah mendaftar sebagai calon siswa (casis) anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Tahun Akademik (TA) 2018, baik pada jenjang Bintara maupun Perwira, dengan menggunakanan sistem online.

Dalam proses pendaftaran dilakukan secara terbuka, transparan tanpa dipungut biaya ini, dalam setiap tahapannya, diawasi langsung oleh pihak pengawas internal yang berasal dari Provos/Paminal dan Itwasda Polda Kalteng, serta adanya pengawasan dari pihak eksternal, yakni melibatkan pihak unsur LSM, instansi pemerintah daerah dan sejumlah media massa di Kalteng.

Karo SDM Polda Kalteng, Kombes Pol M Agus Fajar, melalui salah satu panitia daerah, penerimaan pendaftaran casis anggota Polri di lingkungan Polda Kalteng, Kompol Yusfandi Usman mengatakan, penerimaan casis anggota Polri sekarang dilakukan secara terbuka. transparan dan tanpa dipungut biaya sepersenpun.

“Seperti proses pengukuran tinggi badan yang sedang dilakukan ini, pihak pengawas internal maupun eksternal dapat secara langsung mengawasi proses pengukurannya,” terang panitia daerah penerimaan casis anggota Polri di lingkungan Polda Kalteng, Rabu (11/04) siang.

Ia juga menegaskan, dalam rangkaian penerimaan casis, tidak ada hal yang ditutup-tutupi. Bahkan mediapun dapat ikut serta melakukan pengawasan, terhadap proses penerimaan casis anggota Polri TA 2018.

“Pendaftaran dibuka melalui online, mulai tanggal 26 Maret sampai 11 April 2018. Selanjutnya, setelah pendaftaran calon peserta wajib mendatangi Polres setempat untuk memverifikasi berkas administrasi pendaftaran onlinenya,” jelasnya.

Kemudian, Ia juga menyebutkan pada hari Selasa 03 April sampai 15 April 2018, para peserta juga akan mengikuti berbagai tahapan seleksi penerimaan casis anggota Polri yang terpusat, di Mapolda Kalteng, Jl Tjilik Riwut Km 1 Kota Palangka Raya.

“Proses penerimaan anggota Polri, dilakukan secara terpadu, mulai dari pemeriksaan administrasi, pskilogi, kesehatan, jasmani dan akademik,” ucap Kompol Yusfandi, kepada BeritaKalteng.com

Sedangkan unsur pemerintah daerah yang secara langsung, ikutserta dalam proses penerimaan casis anggota Polri, yakni berasal dari  Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Pendidikan (Disdik), LSM, Media serta Pengawas Internal.

“Prosentase penerimaan casis anggota Polri yang merupakan asli putra putri daerah, diharapkan mencapai 80 persen, seperti periode-periode sebelumnya. Kamipun berharap, angka tersebut dapat dipertahankan, bahkan dapat meningkat pada periode tahun 2018 ini,” pungkasnya. (dhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: