Hadapi Pemilu 2019, PSI Persiapkan 3 Agenda Ini

BeritaKalteng, Palangka Raya- Setelah Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), melakukan pencabutan nomor urut partai politik peserta pemilu 2019, Minggu (18/02) kemarin, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendapatkan nomor urut 11 (sebelas).

Berdasarkan Keputusan KPU RI No. 58/PL.01.1-kpt/03/KPU/II/2018 tentang Penetapan Partai Politik Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, serta Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten Kota.

PSI merupakan salah satu dari empat parpol pendatang baru di kancah politik nasional ini dinyatakan lolos verifikasi partai politik, dan secara sah dan berhak mengikuti Pemilu Legislatif (Pileg), termasuk Pileg Tahun 2019 di Kalteng.

Ketua Umum DPW PSI Kalteng Wira Saputra, melalui Sekretaris DPW PSI Kalteng Rano Rahman, didampingi sejumlah pengurus PSI diantaranya Bama Adianto Wakil Ketua DPW PSI Kalteng, Dedi Arianto Banus Ketua Komite Penjaringan Independen, Nasotion Ketua DPD PSI Kota Palangka Raya, Iva Mia Yudanti Bendahara DPD PSI Kota, dan pengurus PSI lain.

Rano menyampaikan, ada 3 (tiga) hal penting yang secara serentak oleh PSI, yakni pertama terkait pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) melalui penjaringan tim seleksi Independen, kedua Pernyataan Dukungan untuk Joko Widodo sebagai Presiden RI, dan terakhir penggalangan dana publik.

“Dalam proses rekrutmen bacaleg, PSI Kalteng sudah menetapkan tim penjaringan yang berasal dari berbagai latar belakang, seperti akademisi, tokoh masyarakat dan pemuka agama yang dinilai, cukup mumpuni dibidangnya masing-masing,” kata Rano, Selasa (20/02) sore ini.

Proses penjaringan, dilakukan mulai beberapa tahapan dan pertimbangan, antara lain terkait kefiguran bacaleg, serta visi dan misi perubahan yang dimiliki seorang bacaleg. Target PSI dalam Pileg 2019, yakni setidaknya memenuhi persyaratan minimum parlemen resort.

“Khususnya di Kalteng, dalam penjaringan bacaleg ini tentunya memiliki standar penilaian oleh tim yang berkompeten. Dari hasilnya, diharapkan dapat memilih bacaleg yang merupakan putra putri terbaik Kalteng,” ucapnya.

terkait pernyataan dan sikap partai untuk mendukung Joko Widodo (Jokowi), sebagai Calon Presiden RI, pada Pemilihan Presiden (Pilpres) Tahun 2019. Mengingat, pada tahun 2019 nanti juga akan dilaksanakan Pemilu Pilpres.

“Secara nasional belum lama ini, PSI pusat telah mendeklarasikan Gerakan Solidaritas Jokowi. Dukungan ini, kami berikan melalui gerakan nasional partai yang mulai digalakan, sebagai bentuk upaya menggalang dukungan kepada Jokowi,” jelas Rano menambahkan.

Selanjutnya berkenaan dengan penggalangan dana publik. Mengingat PSI bukan merupakan milik pemegang saham, dari satu tokoh utama, tapi PSI didesign menjadi milik publik dan dibiayai oleh publik.

PSI mengeluarkan ‘Kartu Sakti’ yang memiliki berbagai manfaat, termasuk sebagai alat pembayaran, karena PSI Pusat telah bekerjasama dengan salah satu vendor.

“Kartu sakti ini, selain sebagai alat penggalangan dana juga dapat digunakan untuk kehidupan sehari-hari, termasuk menjadi alat pembayaran, karena bisa di top up di bank,” tutup Rano.(dhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: