Peningakatan PAD, Lely : Sektor Pariwisata Di Kalteng Perlu Pembenahan


BeritaKalteng, Palangka Raya- Sebenarnya masih banyak potensi daerah yang dapat digali untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya adalah melalui sektor pariwisata di Kota Palangka Raya. Hal inilah yang disampaikan oleh seorang pengamat pariwisata dan budaya, Lely Hendrawati Tundang SS, Kamis (15/02) siang.

Menurut Lely Hendrawati Tundang SS mengatakan, bahwa masih banyak potensi pariwisata Kota Palangka Raya yang dapat dikembangkan. Mulai pengembangan di bandara Tjilik Riwut, dimana menjadi pintu gerbang masuk ke Provinsi Kalteng.

“Harusnya, di Bandara tersedia beberapa ornamen yang menggambarkan daerah. Terlebih, Kalteng memiliki predikat sebagai bumi ‘Tambun Bungai’. Namun, disayangkan di Bandara Tjilik Riwut, tidak ada ornamen atau patung monumen siapa itu figur Tambun Bungai yang dimaksudkan.” kata Lely H Tundang.

Selain itu, ia juga menyampaikan, agar di bandara menyediakan stand yang menggambarkan sejumlah titik tujuan obyek wisata, seperti Sei Gohong, Pelabuhan Kereng Bangkirai dan Kawasan Flamboyan Bawah.

“Adapun tujuannya, adalah dimaksudkan agar tersedianya ‘One Stop Shooping’ di Kalteng. Hal penting yang seharusnya dilakukan, yakni dengan menyediakan stand yang menggambarkan sejumlah titik kunjungan obyek wisata, khususnya di Kota Palangka Raya dan Kalteng,” ucap Lely H Tundang.

Mahasiswa program pasca sarjana, Universitas Sahid Jakarta, Jurusan Magister Managemen Bidang Studi Pariwisata ini menuturkan, Saat ini Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), sedang giat-giatnya menggalakan pengembangan dunia pariwisata di Indonesia.

Hal itu, perlu ditindaklanjuti di daerah, termasuk pula di Kota Palangka Raya. Kesempatan ini masih bisa digiatkan, sekaligus sebagai salah satu upaya meningkatkan PAD Kalteng.

Dia juga menyarankan, agar pemerintah daerah, khususnya pemerintah kota Palangka Raya, melalui Dinas Pariwisata Kota Palangka Raya dapat membaca peluang dan kesempatan untuk mengembangkan dunia pariwisata, sekaligus menjadi sumber peningkatan PAD Kota Palangka Raya. (dhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: