Sinergitas Polri dan TNI Kalteng Semakin Menyatu Amankan Pilkada 2018

Kekompakan Polri dan TNI Dalam Pengamanan Pilkada Serentak 2018 di Kalteng

 

BeritaKalteng, Palangka Raya- Dalam rangka pengamanan Pilkada 2018 di Kalteng, unsur aparat kepolisian dari Polda Kalteng dan TNI dari Korem 102/Pjg semakin solid. Keharmonisan dua institusi ini tidak hanya terlihat, dari sebatas di kegiatan dan acara seremonial saja, namun juga hal itu terlihat pada saat latihan bersama, dalam rangka pengawalan dan pengamanan Pilkada 2018 serentak di Kalteng, Selasa (13/02) pagi.

Polri dan TNI solid, berkat adanya hubungan harmonis, antara dua pucuk pimpinan, yakni Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, belum lama ini di Jakarta. Hal itu pula, tertuang ke dalam Nota Kesepahaman Bersama (MoU) antar dua instusi tersebut, yakni MoU Polri dan TNI No. B/2/2018 dan No. Kerma/2/I/2018 yang ditandatangani oleh Kapolri dan Panglima TNI, tentang perbantuan TNI kepada Polri dalam rangka memelihara keamanan dan keteriban masyarakat (kamtibmas).

Begitupula, dalam rangka menjaga kamtibmas saat Pilkada 2018 di Kalteng. Kapolda Kalteng Brigjend Pol Drs Anang Revandoko, serta Komandan Korem 102/Pjg Kolonel Arm H Naudi Nurdika, telah sepakat untuk bersama-sama mengawal dan mengamankan Pilkada 2018 serentak di Kalteng. Hal ini terlihat, pada saat pelaksanaan latihan pengawalan dan pengamanan Pilkada 2018 ini.

Kapolda Kalteng Brigjend Pol Drs Anang Revandoko, melalui Wakapolda Kalteng Kombes Pol Dedi Prasetyo, dirinya mengatakan simulasi pengawalan dan pengamanan Pilkada 2018 ini juga melibatkan unsur TNI. Latihan ini tidak hanya dilakukan dijajaran Polda Kalteng, namun juga dilakukan di jajaran Polres, di 10 kabupaten 1 kota, dimana Pilkada 2018 serentak di Kalteng dilaksanakan.

“Polri dan TNI bersama-sama memiliki peranan penting, dalam menjaga kamtibmas pada saat Pilkada 2018 berlangsung. Tidak hanya itu, dalam menjaga kedamaian saat pilkada, juga menjadi tanggungjawab masyarakat, khususnya masyarakat pendukung paslon kepala daerah, di 10 kabupaten 1 kota yang sedang melaksanakan pilkada,” ungkap Wakapolda Kombes Dedi Prasetyo, Selasa (13/02) pagi.

Wakapolda Kalteng juga menegaskan, apabila ada pihak-pihak yang secara sengaja, mengacaukan situasi kondisi dan keamanan, hingga pada saat pelaksanaan pilkada menjadi tidak damai, maka dipastikan akan berhadapan dengan pihak kepolisian dan TNI. Hal itu sesuai dengan protap 1 dan mematuhi Peraturan Kapolri (Perkap) No. 01 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian, serta mengikuti UU No. 02 Tahun 2002 tentang Kepolisian.

“Sinergitas inilah yang senantiasa dijunjung tinggi dan harus dijaga, baik dari unsur Polri maupun dari unsur TNI. Polri dan TNI solid, maka Bangsa Indonesia pun akan semakin kuat, terlebih khususnya NKRI Harga Mati,” kata Dedi.

Hal senada disampaikan oleh Komandan Korem 102/Pjg Kolonel Arm H Naudi Nurdika, melalui Komandan Batalyon 631 Antang, Letkol Inf M Roni Sulaiman, dirinya menuturkan berdasarkan instruksi dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, sampai ke Kodam dan Korem, sesuai jalur komando, maka TNI siap menjalankan perbantuan kepada Polri, dalam hal pengawalan dan pengamanan Pilkada 2018.

“Hal ini juga wujud, adanya sinergitas antar unsur TNI dan Polri. Harapan kami, agar Pilkada 2018 serentak di Kalteng, dapat berjalan dengan damai aman tertib dan lancar,” tegas Roni.

Komandan Batalyon 631 Antang ini juga menegaskan, dalam UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI, secara tegas peran perbantuan TNI kepada Polri. “Langkah-langkah yang TNI lakukan, khususnya dalam hal pengawalan dan pengamanan Pilkada di Kalteng, yakni dengan melakukan latihan bersama dengan Polri, seperti yang dilakukan hari ini. Selain itu, TNI pun selalu siap turut membantu Polri dalam menjaga Kamtibmas di Kalteng,” pungkas Roni. (dhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: