Selang Tiga Hari, Warga Kota Palangka Raya Kembali Geger ?

BeritaKalteng, Palangka Raya- Dalam kurun waktu kurang dari satu pekan, kasus bunuh diri kembali terjadi. Hanya berselang waktu tiga hari, kasus gantung diri di Kota Palangka Raya kembali terjadi, dimana warga Jalan Banteng, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya kembali digemparkan dengan adanya penemuan sesosok mayat.

Kali ini korban atas nama Kuswanto alias Kundut alias Agus Saqaw (27) yang tewas tergantung di seutas tali, di dalam sebuah pondok, Sabtu (10/02) sekitar pukul 20.59 Wib. Kasus mengakhiri hidup dengan gantung diri sebelumnya, terjadi pada hari Kamis (08/02), korban Dwi Hengki Prasetyo (21), dengan TKM Jalan Keranggan XXII, Kelurahan Tanjung Pinang, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya.

Atas peristiwa yang terjadi tadi di Jl. Banteng, Ketua RT 04 / RW 06 Saptono Geriyawan mengatakan, pada hari Kamis 08 Februari 2018 sekitar pukul 11.00 Wib, korban datang dari Kabupaten Katingan mendatangi kediaman rumah tantenya Kamsiyah di Jl. Banteng.

“Kabarnya korban ke Palangka Raya, dalam keadaan putus cinta, karena pacarnya yang berada di kampung dilamar orang,” kata Saptono.

Kemudian, Saptono juga menceritakan sekitar pukul 19.30 Wib, tante korban Kamsiyah melaksanakan sholat isya, setelah itu tantenya mencari korban ke seluruh ruangan, namun tidak menemukan.

“Pencarian terus dilakukan, sampai ke pondok sebelah rumah. Di sana, akhirnya korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa, tergantung dengan seutas tali,” ucap Saptono menambahkan.

Saaat ini, kasus gantung diri ini telah ditangani oleh aparat kepolisian dari Polres Palangka Raya. Penyebab kematian, masih diselidiki dan dikembangkan oleh pihak Polres Palangka Raya. Kasus bunuh diri, dengan memilih gantung diri sudah menjadi fenomena akhir-akhir ini di Kota Palangka Raya.(dhy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: