Bahas Persiapan Adipura, Titik Pantau TPA Jadi Fokus Perhatian

Beritakalteng.com– Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), menggelar rapat koordinasi persiapan P1 Adipura Tahun 2017/2018. Rapat yang dipimpin Stap Ahli Wali Kota Ikhwansyah, dihadiri sejumlah pimpinan SOPD, lurah dan camat lingkup Pemerintah Kota, Senin (6/11).

Kepala DLH Kota Palangka Raya, Rawang mengatakan, dalam rapat koordinasi tersebut  lebih mengetengahkan  tentang  hasil penilaian adipura tahun 2016/2017, yang menjadi acuan dalam tindaklanjut  bagi penilaian Adipura, tahun 2017/2018.

“Dari hasil penilaian P1 sebelumnya kita mampu meraih ponit sebesar 73,79. Namun di tahun ini point nilai adipura terus naik, dengan gread   minimal sampai 75. Jadi perlu kerja keras kita dalam memperbaiki lingkungan itu sendiri.Terlebih  komponen maupun  sub komponen dari penilaian P1 adipura sangat banyak,”ungkapnya di Aula Petang Karuhei (PK) II Kantor Walikota Palangka Raya.

Menurut Rawang,  pihaknya bersama dengan instansi terkait lainnya, terus fokus terhadap  titik-titik pantau  yang perlu mendapat perhatian serius. Utamanya titik pantau yang masih dinilai lemah dan nilainya dibawah dari standart rata-rata.

“Salah satunya kita fokus pada titik pantau, seperti tempat pembuangan akhir sampah (TPA). Ini dapat dilihat dari sejumlah komponen maupun sub komponen yang berada pada nilai rendah yakni berkisar  61,02,”jelasnya.

Oleh karena itulah lanjut Rawang, maka perlu dilakukan rapat koordinasi ini, dalam rangka meningkatkan pemahaman serta melakukan kesepakatan. Terutama leading sektor yang mempunyai tugas serta fungsi untuk mengetahui sekaligus memperbaiki dari kekurangan  titik-titik pantau tersebut.

“Sebut saja pada titik pantau TPA, maka komponen  seperti zona aktif, penimbunan, perbaikan  jalan masuk  ke TPA menjadi fokus perhatian sejumlah leading sektor,”sebutnya.

Selain itu tambah Rawang, sejumlah titik pantau lainnya, yang masih lemah dalam komponennya juga harus  perbaiki. Antara lain titik pantau pada  pusat pertokoan, maupun perkantoran. Dimana titik-titik pantau ini tidak menyediakan tempat sampah maupun  tidak adanya penghijauan dilingkungan baik toko maupun perkantoran.

Sementara pada penilaian Adipura Tahun 2016/2017, lalu, juga terdapat poin yang tinggi, terutama pada sejumlah titik pantau, antara lain terminal, sekolah, rumah sakit, puskesmas, hutan kota, taman kota dan RTH.

“Kalaupun ada komponen yang kurang, sebut saja penilaian untuk taman yang  tidak menyediakan tempat atau ruang membuang air kecil/besar, nah, ini tentu leading sektor akan melengkapi kelemahan tersebut,”tuturnya.

Adapun sambung Rawang, terkait dengan jadwal penilaian P1 adipura di tahun 2017/2018 ini, dijadwalkan  mulai 29 0ktober sampai 30 Nopemvber 2017.

“Biasanya ada pemberitahuan, karena periode penilaian P1 adalah dilakukan se Kalimantan. Namun berdasarkan jadwal, maka  penilaian mulai 29 0ktober sampai 30 November  2017,”pungkasnya, seraya meminta  partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung kinerja Pemko Palangka Raya untuk meraih adipura.(AF)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: