Legislator Provinsi Minta Pemprov Lakukan Penyesuaian Tarif Sewa Asrama di Luar Kalteng

FOTO: Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Y. Freddy Ering.

 

BeritaKalteng.com, PALANGKA RAYA – Tarif sewa asrama yang berada di luar wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) dinilai masih tinggi, dan perlu dikurangi. Hal ini, seperti disampaikan oleh Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Y. Freddy Ering meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng, agar dapat mengurangi tarif sewa asrama yang berada di luar Kalteng.

Pasalnya, saat ini banyak mahasiswa yang mengeluh, terkait sewa yang dianggap memberatkan. “Dulunya biaya sewa sekitar kurang lebih Rp. 450 ribu perbulan, itu dirasa cukup berat bagi Mahasiswa. Karena keperluan atau uang mereka tidak hanya untuk bayar sewa, tapi juga untuk keperluan hari-hari dan biaya uang kuliah,” Ucapnya, Senin (23/11/2020).

Sambung Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengakui, jika biaya sewa atau restribusi tentunya masuk kedalam Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang nantinya kembali juga untuk biaya perawatan, pemeliharaan dan perlengkapan asrama tersebut. 

Namun, ditengah Pandemi Covid-19 yang melanda Kalteng saat ini, perekonomian masyarakat belum sepenuhnya pulih. Sehingga kemampuan para orang tua dalam membiayai anaknya, masih sangat terbatas.

“Saat kunjungan meninjau asrama dan berdialog dengan Mahasiswa Kalteng yang ada di Yogyakarta, untuk membahas besaran retribusi asrama dan kami sepakat DPRD Kalteng akan mengakomodir aspirasi atau keinginan mereka agar besaran retribusi asrama itu hanya sekitar Rp150-250 ribu perbulannya. Jadi tidak ada lagi angka yang paten atau harga mati, seperti sebelumnya yang mencapai kurang lebih Rp450 ribu,” Tutup Y. Freddy Ering. (YS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: