Infrastuktur dan Prasarana Jadi Aspirasi Warga Kapuas dan Pulang Pisau

FOTO : Anggota DPRD Kalteng, Andayani (kemeja batik merah.red) ketika melakukan kunjungan kerja ke daerah

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – Berdasarkan hasil kunjungan reses ke daerah khususnya di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau, warga menyampaikan sejumlah aspirasi ke anggota DPRD Kalteng.

seperti yang dikatakan Srikandi Fraksi Gerindra Kalteng, Andayani menyampaikan di Kecamatan Kahayan Kuala (Desa Buntoi) di bidang infrastuktur dan prasarana.

“dari Kepala Desa Buntoi belum adanya kejelasan tanah untuk pembangunan kantor desa maupun sarana prasarana umum lainnya termasuk lapangan sepak bola, dikarenakan belum adanya surat hibah tanah dari pemerintah Kabupaten Pulang Pisau untuk Desa Buntoi.” kata Andayani, sabtu (10/11/2020)

berdasarkan keterangan yang disampaikan Kepala sekolah SMP Buntoi 2 (dua) pembelajaran sistem daring baik SD,SMP,SMA, kurang epektif dikarenakan tidak semua siswa bisa memakai Hp Android dan tidak semua siswa juga mampu membeli Hp atau pembelajaran dari rumah (PJR).

“Oleh sebab itu diusulkan kepada pemerintah agar diprioritaskan sekolah tersebut, sejalan dengan food estate yang berada di Kabupaten Pulang Pisau agar siap pakai dan mampu bersaing,” katanya.

warga juga mengharapkan agar perekrutan tenaga kerja harus 70 persen warga lokal (orang Kalteng asli) ditempatkan dilokasi food estate.

Diusulkan juga kepada pemerintah lanjutnya supaya diberikan eksapator kecil kepada petani, mengingat sangat dibutuhkan, karena selama ini sewa sangatlah berat bagi masyarakat tani.

Dikatakan di wilayah Kabupaten Kapuas di Kecamatan Selat pada bidang infrastuktur dan prasarana Kecamatan Selat, Kapuas Seberang, Murung Keramat sangat membutukan jembatan.

Dirinya mengharapkan pembangunan SMK, karen sekolah yang ada cukup jauh dan didukung ada 4 buah SMP dan tanahnya sudah tersedia.

“Pembangunan SMK ini diharapkan dalam rangka peningkatkan sumberdaya manusia yang siap pakai dari jalur Formal Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah khususnya,”harapnya.

Disampaikan di Kecamatan Selat terdiri dari Kelurahan Selat Hilir, Pulau Petak dan juga terdapat banyak sekolah SMA-SMK,SMP, namun hampir keseluruhan lembaga pendidikan, ada, jauh dari harapan

“Drainase tidak ada sedangkan gedung sekolah belum. Sekolah SMP, SMA dibawah binaan Kabupaten Kapuas pernah ikut ujian UKS se- Kalimantan Tengah mendapat juara tapi hanya tropi yang diterima sampai sekarang belum adanya perangsang dari Dinas Pendidikan namun dalam lingkungan hidup, sekolah jatuh, karena penilaiannya dimusim air pasang surut disekeliling bangunan sekolah dipenuhi air akibat tidak punya drainase.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: