Momentum Hari Lahir Pancasila, Rektor UPR Minta Mahasiswa Kobarkan Semangat Juang Para Leluhur

FOTO : Pelaksanaan kegiatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021 yang dilaksanakan oleh seluruh civitas akademika Universitas Palangka Raya (UPR) di Aula Rahan, Selasa (01/6/2021)

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo melalui Keputusan Presiden (Kepres) nomor 24 tahun 2016, telah menetapkan setiap tanggal 1 Juni sebagai peringatan hari kelahiran Pancasila.

Bagi rakyat Indonesia, Hari Lahir Pancasila memiliki makna yang mendalam karena melalui momentum ini, nilai-nilai luhur yang menjadi pedoman bangsa Indonesia berhasil digali dan ditetapkan oleh sang Proklamator sekaligus Presiden RI Pertama Ir. Soekarno sebagai alat pemersatu bangsa dengan segala perbedaan.

Seperti yang disampaikan oleh Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr. Andrie Elia, SE,MSi bahwa sebelum ditetapkan sebagai ideologi bangsa dan negara, melalui Panitia Sembilan yang dibentuk Ketua Badan Penyelidik Usaha – Usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), Pancasila sempat mengalami sejumlah perubahan.

“dan akhirnya resmi ditetapkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada 18 Agustus 1945. Perumusan Pancasila bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan dengan mudah. Ada proses dan tahapan panjang sebelum sebagai dasar daripada Ideologi bangsa dan negara Indonesia,” kata Andrie ketika menjadi inspektur upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2021, Selasa (01/6/2021).

Selain itu, melalui keputusan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) nomor : II/MPR/1978 tentang Ekaprasetia Pancaraka, 5 asas yang terdapat dalam Pancasila dijabarkan menjadi 36 bulir pengamalan, dimana hal tersebut menjadi pedoman praktis bagi pelaksanaan Pancasila.

Dengan memperingati Hari Lahir Pancasila yang digelar secara luring dan daring, di Aula Rahan, gedung Rektorat UPR, yang dihadiri seluruh unsur pimpinan dan seluruh civitas akademika UPR dengan mengenakan pakaian adat dari masing-masing daerah.

Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalteng ini berharap kepada seluruh mahasiswa untuk selalu mengobarkan semangat juang para leluhur. Dengan menjadikan Pancasila seperti darah yang mengalir didalam tubuh dan jiwa kita semua sebagai warga negara indonesia. Khususnya ditengah era globalisasi seperti sekarang ini, tentunya nilai-nilai kebangsaan dan nilai-nilai luhur dan nilai-nilai pancasila perlu selalu di tanam.

“nilai-nilai kebangsaan, nilai-nilai pancasila dan nilai-nilai luhur menjadi salah satu dasar dalam memperkuat dan memperkokok bangsa Indonesia, ditambah lagi adanya rasa persatuan dan kesatuan mulai dari sabang sampai marauke, saya yakin Indonesia akan terus maju. Selamat Hari Lahir Pancasila,” tutup Elia.

Kegiatan peringatan Hari Lahir Pancasila yang dilaksanakan oleh salah satu Universitas tertua di wilayah Kalimantan Tengah ini. tampak hadir salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Komisi III, Agustiar Sabran.

Ketika diwawancarai awak media, Ketua DAD Kalteng ini meyampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila dapat dijadikan oleh generasi milenial sebagai momentum untuk lebih meningkatkan rasa saling memiliki, gotong royong, kebersamaan dan lain-lain.

“untuk itu, mari kita bersama-sama saling meningkatkan kembali rasa kebersamaan, saling gotong royong, dan rasa saling memiliki. Saya juga berharap generasi muda khususnya yang berada di bumi tambun bungai bumi pancasila ini dapat menjadi inisiator akan hal itu,” tutupnya.(a2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: