Konkernas Digelar Besok, PGRI Kalteng Dorong Pemda Berikan Vaksinasi Kepada Guru

FOTO : Ketua PGRI Provinsi Kalteng, Dr. H.Suriansyah Murhaini, SH.,M.H

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – Kendati ditengah pandemi covid-19, tidak menghambat Pelaksanaan Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang rencananya akan dilaksanakan pada besok sabtu 27 Februari 2021

Seperti yang disampaikan oleh Ketua PGRI Provinsi Kalteng, Dr. H.Suriansyah Murhaini, SH.,M.H menyampaikan, Angenda Nasional tersebut akan tetap berjalan melalui  virtual atau daring.

“PGRI tentap konsisten mendampi serta memperjuangkan nasib para guru agar lebih sejahtera, dan lebih profesional dalam melakukan kegiatan proses belajar mengajar, sehingga lulusan yang dihasilkan juga akan semakin baik,” kata H.Suriansyah, jumat (26/2/2021).

Tidak hanya itu, PGRI Kalteng ujarnya, juga terus memberikan kontribusi dalam mendukung peningkatan mutu dunia pendidikan, salah satunya dengan memberikan saran dan masukan kepada Pemerintah Daerah (Pemda).

Lebih dalam, Dekan Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya (UPR) ini menambahkan, pelaksanaan konfrensi PGRI tingkat nasional tersebut merupakan momentum yang sangat baik untuk menyampaikan program-program PGRI selama setahun.

“PGRI merupakan organisasi vertikal. Artinya kebijakan yang diambil tentunya sehaluan dengan kebijakan dari Pengurus Besar (PB) PGRI di pusat. Salah satu contoh belum lama ini PGRI Pusat melaksanakan vaksinasi khsusu untuk para guru yang kesekian kalinya,” ujarnya menambahkan.

Berangkat dari perihal tersebut, H.Suriansyah berkeinginan agar pelaksanaan kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan oleh PGRI Pusat, juga dapat dilaksanakan di wilayah Kalimantan Tengah.

Hal itu tentunya dimaksudkan agar seluruh tenaga pengajar yang ada 13 Kabupaten dan 1 Kota dapat mendapatkan vaksinasi pencegahan covid-19, dengan harapan pelaksanaan proses belajar mengajar kedepanya dapat kembali seperti biasa.

Guna mendukung kegiatan PGRI Pusat, pengurus PGRI Provinsi Kalteng berencana akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan, sehingga pelaksanaan pemberian vaksinasi kepada guru-guru bisa telaksana.

“kita berharap proses belajar mengajar bisa dilaksanakan dengan tatap muka. Karena kita melihat proses belajar melalui daring dinilai belum maksimal, terutama untuk daerah yang tidak memiliki jaringan komunikasi atau blank spot,” ujarnya.

Tidak menutup kemungkinan, kedepanya juga proses belajar mengajar dapat dipadukan antara proses belajar secara daring maupun proses belajar dengan cara tatap muka.

Berkenaan dengan pelaksanaan Konferensi Kerja Nasional PGRI besok, Wakil Ketua I PGRI Provinsi Kalteng, Slamet Winaryo menambahkan bahwa banyak program-program PGRI Kalteng yang sudah tercapai selama kurun waktu satu tahun ini.

“benar seperti yang disampaikan oleh Ketua PGRI Provinsi Kalteng, dengan memberikan vaksinasi kepada guru-guru, terus mematuhi protokol pencegahan covid-19 dapat memutus mata rantai penyebaran covid-19, sehingga proses belajar mengajar bisa tatap muka,” kata Slamet menambahkan.

Dosen UPR yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng ini berpendapat, proses belajar mengajar dengan cara tatap muka saat ini sangat penting dilakukan. Alasanya, banyak anak-anak didik yang saat ini merindukan kegiatan di sekolah.

“siswa yang merindukan guru-gurunya, temanya. Proses belajar secara daring tentu jauh beda dengan proses belajar tatap muka, ada rasa yang tidak bisa dijelaskan. Kita mendorong agar pelaksanaan vaksinasi untuk guru-guru dapat dilasanakan,” bebernya.(a2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: