Nihil Kasus di 12 Kecamatan, Bupati Minta Camat Perketat Penjagaan

FOTO : Bupati Kotim, Supian Hadi

Beritakalteng.com, SAMPIT – Guna memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 khususnya di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (kotim), Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi meminta kepada seluruh camat hingga kades, khususnya yang masih zona putih untuk memperketat penjagaan agar jangan sampai ada warga yang baru datang, dari zona merah masuk tidak terpantau. 

“Saya meminta semua camat hingga kades yang ada di Kotim ini untuk melakukan penjagaan ketat terhadap wilayahnya, jangan sampai ada warga pendatang yang seenaknya keluar masuk di wilayahnya, hal ini untuk mengantisipasi masuknya virus di daerahnya,” tegas Supian Hadi, Selasa (28/4/2020).

Saat ini Kotim masih ada 12 kecamatan yang masih zona putih atau nihil kasus Covid-19. Baik itu warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) maupun Pasien Dalam Pengawasan dan juga positif dan ada lima Kecamatan sudah zona merah.

“Dengan nihilnya 12 Kecamatan itu, merupakan kesempatan bagi camat hingga kades untuk mengantisipasinya, Jangan sampai kecamatan yang masih zona putih menjadi rawan akan penyebaran virus, maka dari itu para camat harus selektif melakukan penjagaan,” ucap Supian Hadi.

Dirinya juga mengatakan selain para camat dan kades harus membantu untuk melakukan pemantauan di desanya agar orang yang baru datang dari luar daerah, agar penyebaran Covid-19 tidak terjadi di daerah zona yang masih putih.

Dengan saat ini pihak kecamatan yang masih nihil atau Zona putih adalah Kecamatan Teluk Sampit, Pulau Hanaut, Mentaya Hilir Selatan, Mentaya Hilir Utara, Seranau, Cemapaga, Cemapaga Hulu, Mentaya Hulu, Tuwalan Hulu, Bukit Santuai, Telaga Antang, dan Kecamatan Antang Kalang

Sementra untuk zona merah vitus Corona atau Covid-19 yaitu Kecamatan Mentawa Baru Ketapang ODP 14 orang, PDP 0 dan positif Covid-19 3 orang, serta sembuh 1 orang. Kecamatan Baamang ODP 3 orang, PDP 0 dan positif 2 orang, Kecamatan Kota Besi ODP 7 orang, PDP 0, positif 2 orang dan meninggal 1 orang. Kecamatan Telawang ODP 7 orang, PDP 0 dan positif 1 orang. Sedangkan Kecamatan Parenggean ODP 0, PDP 0 dan positif Covid-19 1 orang.(dro/a2)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: