Andre Elia : Masyarakat Jangan Percaya Terhadap Orang Mengatasnamakan Rektor UPR Untuk Meminta Sejumlah Uang

Foto : Rektor UPR Dr Andrie Elia Embang SE MSi

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA- Adanya dugaan pencatutan nama sejumlah pejabat di Kalimantan Tengah, oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Tampaknya juga mendapat tanggapan keras dari Rektor UPR Dr Andrie Elia Embang SE MSi.

Pasalnya, sebagai orang nomor satu di lingkungan UPR ini, juga pernah mendapat perlakuan yang sama, dari orang yang tidak bertanggungjawab. Tak heran, dari postingan akun media sosial (facebook) nya, yang bernama Andrie Elia Embang, yang berbunyi himbauan Waspada Penipuan Mengatasnamakan Rektor UPR, sekaligus menegaskan bahwa Rektor UPR tidak pernah menelpon meminta sejumlah uang dan nomor rekening bank, untuk biaya seminar, kegiatan dan lain-lain.

Kepada awak media, melalui sambungan Whatsapp pribadinya, Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr Andrie Elia SE MSi, bereaksi (geram) dan kembali angkat bicara, berkenaan adanya dugaan pencatutan namanya, yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, untuk kepentingan pribadi.

“Saya tidak pernah meminta apapun/materi atau no rekening dari masyarakat maupun mahasiswa. Jika ada yg mengatasnamakan saya, itu adalah penipuan dari orang yang tidak bertanggung jawab,” Tulis Dr Andrie Elia Embang SE MSi, Senin (02/03), dalam pesan Whatsappnya.

Sambung Dr Andrie Elia Embang SE MSi menyebutkan, kejadian ini tidak hanya sekali terjadi. Bahkan, dulu juga pernah ada kabar, yang mengatasnamakan dirinya, selaku Rektor UPR meminta sejumlah uang dan nomor rekening, untuk kebutuhan seminar dan lain-lain kepada orang tua mahasiswa.

“Ini sangat mengusik saya, dan melalui penyampaian media ini, saya tegaskan bahwa saya tidak pernah sekalipun melakukan hal tersebut. Saya juga menghimbau kepada masyarakat, terutama kepada pihak mahasiswa, beserta para orang tua dan keluarga mahasiswanya, agar tidak mudah percaya terhadap sejumlah pihak/orang yang mengatasnamakan Rektor UPR, dengan meminta sejumlah uang dan no rekening,” tegas Dr Andrie Elia Embang SE MSi.

Timpal Dr Andrie Elia Embang SE MSi yang juga menjabat sebagai Ketua Harian DAD Kalteng, agar kejadian ini tidak terulang lagi kedepannya. Jika memang masih ada kejadian serupa, maka dirinya pun akan melaporkan kepada pihak berwajib, agar dapat diusut ke ranah hukum.(YS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: