Tingkatkan Kompetensi, Puluhan Dosen Muda Ikut Apllied Approach LP3MP UPR

Rektor UPR, Dr Andre Elia, SE MSi ketika memberikan materi pada kegiatan pelatihan Apllied Approach (AA), yang berlangsung di aula LP3MP UPR, Selasa (20/08) pagi tadi (Foto : Andie OL/BK)

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA- Guna meningkatkan keahlian dan kemampuan dosen muda di lingkungan Universitas Palangka Raya (UPR), maka Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penjaminan Mutu Pendidikan Universitas Palangka Raya (LP3MP UPR), menggelar pelatihan Apllied Approach (AA), yang berlangsung di aula LP3MP UPR, Selasa (20/08) pagi ini.

Kegiatan dilaksanakan selama 4 (empat) hari, yaitu terhitung sejak hari Senin 19 Agustus hingga Kamis 22 Agutus 2019. Kegiatan ini mengikutsertakan Civitas Akademika, terutama dosen yang berasal dari lingkungan UPR, dan sejumlah perwakilan perguruan tinggi swasta yang ada di Kota Palangka Raya.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan sesi tanya jawab, dari para peserta, berkenaan dengan berbagai hal, diantaranya pendidikan dan pengajaran, pendidikan budi pekerti, teknik instruksional perkuliahan, serta melakukan berbagai diskusi, berkenaan dengan pengembangan dan kemajuan menuju UPR Jaya Raya.

Rektor UPR, Dr Andrie Elia SE MSi berkesempatan melakukan sesi tanya jawab, kepada para peserta yang hadir. Tidak lupa, Ia juga berpesan sekaligus memberikan motivasi, agar para dosen dapat meningkatkan berbagai keahlian berdasarkan keilmuan yang dimilikinya, dimana salah satunya itu dengan menempuh pendidikan, hingga sampai jenjang Doktor.

Selain itu, Ia juga menyampaikan beberapa program pengembangan UPR kedepan. Salah satunya, adalah peningkatan sarana dan prasarana kampus, seperti adanya rencana pembangunan gedung perkuliahan baru sekitar 7 (tujuh) lantai.

Yangmana sekarang, pembangunan gedung tersebut, telah disetujui oleh pemerintah pusat. Karena, mengingat sumber pendanaannya pun juga bersumber dari dana APBN.

“Pembangunan gedung tersebut, akan dimulai pada bulan Januari 2020 mendatang. Rencana pembangunan gedung itu, sudah mendapat persetujuan dari Kemenristekdikti dan Bappenas RI, dan itu sudah masuk dalam Diva SBSN, pada tahun 2020. Kita berharap, pada tahun 2021 sudah bisa difungsionalkan,” kata Dr Andrie Elia SE MSi.

Selain itu, Ia juga menambahkan, kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan, terutama kepada para dosen. Sebab, kegiatan ini juga menunjang upaya peningkatan mutu pendidikan di UPR, sekaligus pula menunjang peningkatan akreditasi, di masing-masing program studi, yang ada di 8 (delapan) Fakultas, yang ada di bawah UPR.

Sementara itu, saat ditemui sejumlah awak media Ketua LP3MP UPR Dr Ir Berkat  mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai lanjutan dari pendidikan budi pekerti. Jadi, pelatihan ditujukan kepada para dosen yang sebelumnya, sudah mendapatkan pendidikan budi pekerti.

Beberapa materi yang disampaikan dalam pelatihan ini, diantaranya pelatihan dan pendidikan teknik instruksional perkuliahan, evaluasi perkuliahan, menyusun panduan praktikum, kemudian menyusun buku ajar.

Yangmana, pesertanya ini berasal dari tenaga pendidik UPR, serta sejumlah perwakilan perguruan tinggi swasta, yang ada di Kota Palangka Raya, juga turut dilibatkan pada kegiatan tersebut. Target peserta semula, yaitu da 50 orang, namun yang hadir hanya ada 52 orang.

“Adapun tujuan dari pelatihan ini sendiri, yaitu untuk meningkatkan kompetensi dosen, sekaligus meningkatkan kemampuan dosen,  guna mencapai pendidikan yang berkualitas. Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari berturur-turut, dan hari ini merupakan hari kedua pelaksanaan kegiatan tersebut,” terang Dr Ir Berkat kepada sejumlah awak media.

Pria berkacamata ini juga mengharapkan, semoga melalui materi yang sudah disampaikan, pada pelatihan ini, juga dapat diimplementasikan, pada masing-masing program studinya masing-masing. Sehingga, itu dapat mendorong peningkatan akreditasi masing-masing program studi.(YS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: