Bupati M. Yamin Membuka Bimtek Penguatan Kualitas Implementasi SAKIP Bersama Pejabat Pemerintah

Beritakalteng.com – Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur terus memperkuat reformasi birokrasi dan akuntabilitas kinerja pemerintahan. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Barito Timur M Yamin melalui Staf Ahli Bupati Osa Awatnu saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kualitas Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026 di aula Kantor Bupati Barito Timur, Jumat (24/7/2026).

Menurut Osa Awatnu, penguatan implementasi SAKIP menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh program dan kegiatan pemerintah daerah benar-benar berorientasi pada hasil serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Barito Timur menghadirkan Tim Pusat Pengembangan Kapasitas dan Kerja Sama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM),” jelas Osa.

Dalam arahannya, Osa menegaskan Pemerintah Kabupaten Barito Timur berkomitmen terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan melalui penguatan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Dikatakan, kegiatan asistensi dan bimbingan teknis ini merupakan langkah strategis sebagai tindak lanjut hasil evaluasi SAKIP sekaligus upaya penyempurnaan perencanaan, pengukuran, pelaporan, dan evaluasi kinerja perangkat daerah.

“Bupati menginginkan di Tahun 2026 ini menjadi momentum strategis bagi Kabupaten Barito Timur dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan,” jelasnya.

Disampaikannya, SAKIP dipandang sebagai alat manajemen kinerja yang mampu mendorong peningkatan pelayanan publik, bukan sekedar memenuhi kewajiban administrasi.

“Kegiatan ini diharapkan, kualitas implementasi SAKIP di Kabupaten Barito Timur terus meningkat dan mampu mendukung pencapaian target pembangunan daerah serta meningkatkan nilai evaluasi SAKIP,” jelasnya.

Bimtek tersebut dikuti oleh para kepala perangkat daerah dan pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Timur sebagai upaya memperkuat budaya kerja berbasis kinerja, Akuntabilitas, dan pelayanan publik yang berkualitas. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *