Pertumbuhan Ekonomi Kalteng 2022 Masih Ditopang Sektor Pertambangan

FOTO : Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Tengah, Yura Djalins

 

BERITAKALTENG.COM, Palangkaraya – Kinerja ekspor khususnya pada sektor pertambangan pada 2022 masih menjadi penopang pertumbuhan ekonomi khususnya di wilayah Kalimantan Tengah.

Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Tengah, Yura Djalins menyampaikan bahwa sektor pertambangan berkontribusi pada total ekspor Kalteng sebesar 79 persen pada tahun 2022 meningkat dibandingkan pada tahun 2021 yang hanya 68 persen.

“proyeksi Bank Indonesia terhadap pertumbuhan ekonomi global di tahun 2023 ini, melambat menjadi 2,6 persen jika dibandingkan di tahun 2022 sebesar 3,0 persen,” kata ),” terang Yura dalam temu wartawan yang dilaksanakan di Sulthan Resto, Kota Palangka Raya, Rabu (18/01/2023) siang.

Kendati demikian, secara nasional perekonomian Indonesia pada triwulan III tumbuh sebesar 6,74 persen (yoy). Hal ini menurun dibanding triwulan sebelumnya yang mengalami pertumbuhan sebesar 7,31 persen (yoy).

Pertumbuhan nasional ini ditopang oleh sektor industri pengolahan, pertambangan, dan pertanian. Disisi lain, konsumsi rumah tangga dan ekspor berkontribusi besar untuk pertumbuhan pada triwulan ini.

“Secara regional, pertumbuhan ekonomi Kalimantan justru menunjukkan tren positif. Pada triwulan II, pertumbuhan mencapai 4,25 persen (yoy), sementara pada triwulan III meningkat menjadi 5,67 persen (yoy),” ujarnya lagi.

Selanjutnya, pertumbuhan ekonomi Kalteng sebesar 6,74 persen (yoy) pada triwulan II, lebih tinggi di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Kalimantan dan nasional.

“Pertumbuhan ekonomi Kalteng yang impresif pada triwulan ini didukung oleh sektor pertanian, pertambangan, dan industri pertambangan,” katanya lebih dalam.

Secara spesifik, ujar Yura perekonomian Kalimantan Tengah diprakirakan akan melambat pada tahun 2023 karena penurunan produktivitas TBS, CPO, bauksit, dan kondisi cuaca ekstrem.

“Produktivitas tandan buah segar (TBS) akan mengalami penurunan sebagai dampak pemupukan yang lebih selektif akibat harga pupuk yang melonjak tinggi pada tahun 2022. Larangan ekspor bijih bauksit yang akan diberlakukan sejak Juni 2023 dapat memicu penurunan potensi produksi bauksit,” katanya lebih dalam

Dia juga mengutarakan pada triwulan II tahun 2023, diprakirakan terjadi el nino yang berpotensi mengakibatkan kekeringan pada area pertanian dan perkebunan.

Di sisi lain, pergerakan masyarakat sudah kembali normal seiring dengan dicabutnya kebijakan PPKM oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, pada akhir tahun 2022.

Proyek multiyears di Kalimantan Tengah masih berlanjut. Zero covid policy di Tiongkok telah berakhir dan dapat mendorong pertumbuhan ekspor komoditas batu bara Kalimantan Tengah.

“Secara nasional, Inflasi 2022 berada pada level 5,51 persen (yoy), dengan komoditas penyumbang inflasi terbesar adalah bensin, bahan bakar rumah tangga dan angkutan udara,” ujarnya.

Sementara itu, Kalimantan Tengah tahun 2022 mengalami inflasi sebesar 6,32 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan tahun 2021 yakni sebesar 3,32 persen (yoy). Kelompok komoditas pangan bergejolak (VF) mengalami inflasi sebesar 7,30 persen (yoy).

“Inflasi Inti (CI) berada pada level 4,14 persen (yoy) dan inflasi kelompok harga yang diatur pemerintah (AP) sebesar 12,50 persen (ytd). Inflasi Kalteng didorong oleh harga beras (andil 0,90 persen, yoy) akibat pasokan masih terbatas dari hama tungro dan banjir. Sementara itu, kenaikan harga bensin bersubsidi awal September juga meningkatkan tekanan inflasi AP dengan andil yoy 1,07 persen,” ungkapnya

Kendati demikian, ujar Yura itu masih di atas sasaran 3,0 persen + 1 persen, provinsi Kalteng yang pada bulan Agustus hingga November berada pada 5 besar provinsi inflasi tertinggi, pada bulan Desember berhasil turun ke peringkat 9.

Upaya yang terus dilakukan oleh TPID Kalteng dalam menekan inflasi, khususnya pada kelompok VF, melalui strategi 4K. antara lain (1) Komunikasi efektif, (2) Ketersediaan pasokan, (3) Keterjangakauan harga dan (4) Kelancaran distribusi.

Dalam aspek komunikasi efektif, telah terlaksana 19 kali HLM (High Level Meeting) TPID sepanjang tahun 2022 yang dipimpin oleh Kepala Daerah/Wakil Kepala daerah di wilayah Kalimantan Tengah.

Dia mengatakan upaya yang telah dilakukan menunjukkan sinergi yang erat untuk bersama-sama merumuskan langkah pengendalian inflasi. Pada aspek ketersediaan pasokan, Bank Indonesia melaksanakan program GNPIP yang terdiri dari beberapa kegiatan, seperti urban farming “Sekuyan Lombok”, gerakan tanam cabai rawit dan bawang merah “Gertam Babe Berkah”, serta kerjasama antar daerah pengadaan beras karau berjenis IR 42 dari Subang sebagai alternatif beras lokal.

Operasi pasar dan pasar penyeimbang secara reguler terus dilaksanakan di berbagai kabuaten dari bulan Agustus oleh TPID untuk mencapai keterjangkauan harga bagi masyarakat. Terakhir, pada aspek kelancaran distribusi pemerintah berencana membangun Pabrik Penggilingan Beras di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Begitupula, Infrastruktur pasca-panen yang lebih baik diharapkan dapat menyederhanakan rantai distribusi beras Kalimantan Tengah. Inflasi Januari 2023 diproyeksikan menurun dibandingkan Desember 2022 ke dalam rentang 5,78 persen – 5,90 persen (yoy).

Kelompok komoditas volatile food (inflasi bahan makanan bergejolak) diprakirakan menurun karena akan menunjukkan rentang inflasi 6,49 peraen – 6,61 persen yoy).

Sedangkan kelompok komoditas administered price (harga yang diatur oleh pemerintah) akan mencatatkan inflasi sebesar 11,38 persen – 11,45 persen (yoy).

Dilain sisi, dengan core inflation (inflasi inti) diproyeksikan pada Januari 2023 melandai ke 3,87 persen – 4,00 persen (yoy). Untuk keseluruhan tahun 2023, inflasi diprakirakan menurun cukup jauh kerentang 3,96 persen – 4,96 persen (yoy).

Setiap kelompok komoditas akan mengalami penurunan inflasi dengan rentang inflasi inti (4,20 persen – 5,80 persen, yoy); inflasi bahan makanan bergejolak (3,61 persen – 4,54 persen, yoy); dan inflasi harga yang diatur oleh pemerintah (3,59 persen – 4,52 persen, yoy).

Risiko inflasi mulai termoderasi seiring dengan penguatan GNPIP melalui penanaman beras karau dan stabilisasi permintaan setelah Natal dan Tahun Baru. Menimbang kondisi perekonomian saat ini dan kedepan, bauran kebijakan Bank Indonesia akan difokuskan terus untuk memperkuat ketahanan serta pemulihan perekonomian dimana kebijakan moneter diarahkan pro-stability, serta kebijakan makroprudensial, sistem pembayaran, pendalaman pasar keuangan, dan ekonomi keuangan inklusif dan hijau diarahkan pro-growth.

“ salah satu potensi sumber pertumbuhan ekonomi baru Kalteng adalah melalui hilirisasi. “Sejauh ini, perekonomian Kalimantan Tengah masih bergantung pada brown economy seperti industri kelapa sawit dan batu bara,” bebernya lebih dalam.

Sejalan dengan komitmen Indonesia untuk menurunkan emisi gas rumah kaca, percepatan hilirisasi batu bara dapat menjadi solusi utama mewujudkan dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Kalimantan yang berkelanjutan di tengah turunnya permintaan batu bara. Kalimantan Tengah sudah mulai menerapkan carbon trading sebagai potensi sumber pertumbuhan tanpa harus merusak hutan.

BI Kalteng tiada henti berkomitmen untuk berkontribusi terhadap perekonomian Kalimantan Tengah melalui digitalisasi sistem pembayaran, pengembangan dan pemberdayaan UMKM, dan pengelolaan uang rupiah.

“BI Kalteng berkomitmen untuk memperluas akseptasi pembayaran digital melalui fasilitasi penggunaan QRIS di berbagai sektor. Fasilitasi dilakukan melalui sosialisasi dan asistensi kepada para pedagang di pasar maupun pemerintah daerah. Kegiatan QRIS di Kalimantan Tengah tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi seperti program RISKAH yang berlokasikan di Pasar Wadai, PQN di Bandara Tjilik Riwut, dan peluncuran Smart Tax Kotawaringin Timur yang memungkinkan masyarakat dapat membayar pajak kapanpun dan dimanapun,” imbuhnya.

Pada tahun 2022, terdapat 5 Pemerintah Daerah yang telah berada pada kategori Digital, yakni Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Barito Selatan, Lamandau, dan Murung Raya.

“Seiring dengan digitalisasi sistem pembayaran, kinerja pengelolaan rupiah Kalteng juga terus ditingkatkan dengan kegiatan kas titipan pada 5 kabupaten dan program Cinta Bangga Rupiah untuk mengedukasi mengenai pentingnya menjaga dan menghormati uang rupiah,” timpalnya.

Dalam menjaga momentum pemulihan ekonomi, BI Kalteng terus berusaha mendorong pengembangan UMKM dan pariwisata yang tertekan akibat pandemi Covid-19 melalui berbagai cara. Tanggal 4-7 Agustus di Palangka Raya dan Kotawaringin Barat diselenggarakan Festival UMKM dan pariwisata Kalimantan Tengah dengan tajuk “Pesona Tambun Bungai 2022” (PTB 2022). PTB 2022 disusun dalam sebuah rangkaian acara besar yang meliputi pameran UMKM, penyerahan PSBI, Seminar dan diseminasi.(*)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: