Bupati Bartim Minta Jalur Perbatasan Kalteng-Kalsel Diperketat

FOTO : Bupati Barito Timur Ampera A.Y Mebas ketika melakukan peninjauan langsung ke lapangan

Beritakalteng.com, TAMIANG LAYANG – Kabupaten Barito Timur terus memperketat jalur pengawasan pintu masuk di perbatasan antara Kalteng dan Kalsel.

Posko perbatasan tersebut anatara Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan (Kalteng-Kalsel) di dua kecamatan yakni, Benua Lima dan Patangkep Tutui di Kabupaten Barito Timur ini lebih di perketat lagi.

Sebagai bentuk upaya memperketat dan mempermudah kordinasi dalam pengawasan juga dilakukan pergeseran. Satu posko yang semula berada di Polsek Benua Lima bergeser di jembatan timbang Pasar Panas milik Dishub Provinsi Kalteng. Untuk dua pos lain tempatnya di Kandris dan di simpang Desa Maragut Kecamatan Benua Lima serta Bentot Kecamatan Patangkep Tutui.

Bupati Barito Timur Ampera A.Y Mebas mengatakan, dari hasil kordinasi pasca kunjungan Gubernur Kalimantan Tengah, posko perbatasan Kaltengsel di Pasar Panas menggunakan sarana jembatan timbang. Bahkan, menurutnya juga dibantu oleh petugas yakni Polisi, Satpol PP, maupun dari Dinas Perhubungan untuk memantau di lokasi setiap saat.

“Mari kita saling koordinasi terkait posko, termasuk memantau dan mengefektifkan pos di Kandris sebagai alternatif jalan tak terduga (Jalur tikus. Red) apabila jika terdapat warga nyelonong melewati masuk kawasan Bartim,” Ucap Ampera, Kamis (4/6/2020).

Lanjut bupati, untuk semua pintu diperketat sambil saling berkoordinasi adanya kendala dihadapi. Nanti pihaknya pun ikut memantau langsung ke lapangan melihat kondisi terkini.

Ia juga menegaskan, bahwa semua pengendara maupun warga Kalsel dilarang masuk Kalteng khususnya Bartim. Ada sejumlah kriteria diperbolehkan di antaranya ekspedisi, angkutan sembako, BBM, dengan syarat utama mengantongi surat sehat.

Apabila jika tidak memiliki kita sudah tegaskan putar arah atau dilarang masuk. “Hal tersebut sebagai langkah pemutusan mata rantai Covid-19 di Bartim lantaran diketahui Kalsel terdapat pasien positif yang sangat melonjak dratis,” pungkasnya.(ag/a2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: