DPRD Kota Ingatkan Masyarakat Pengguna Transportasi Air Utamakan Keselamatan

Foto : Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Susi Idawati

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA- Adanya sejumlah korban akibat pristiwa kecelakaan yang terjadi di sungai sabangau senin (9/3) kemarin, mendatangkan rasa prihatin dan empati dari semua kalangan. hal tersebut tampaknya juga datang dari Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Susi Idawati yang menyampaikan rasa dukacita mendalamnya, kepada para korban dalam musibah tersebut.

Susi Idawati mengatakan, agar kejadian serupa tak terjadi kembali, dirinya kembali mengingatkan, supaya masyarakat yang masih menggunakan transportasi air, seperti perahu mesin, kelotok ataupun sampan agar selalu waspada dan mengutamakan keselamatan, mengingat sebagian warga di Kota Palangka Raya masih ada yang mengandalkan sarana transportasi ini.

“Sampai sekarang transportasi air seperti kelotok masih digunakan oleh sebagian masyarakat kita, terutama masyarakat yang bermukim dikawasan daerah aliran sungai (DAS) sungai-sungai besar di Palangka Raya. Mereka harus berhati-hati, meskipun kita ketahui jika lalu lintas transportasi di sungai tidak sepadat di seperti di jalan raya, namun keselamatan diri dan penumpang harus diutamakan,” ungkapnya, kepada awak media, Rabu (11/3).

Dikatakannya kembali, warga Kota Cantik yang menggunakan akses jalur transportasi sungai lebih dikarenakan digunakan sebagai sarana transportasi mata pencaharian sebagai nelayan ataupun mengantar penumpang, serta sebagai sarana wisata susur sungai.

“Untuk itu kita meminta masyarakat dan pengelola untuk mengutamakan keselamatan dengan menyediakan peralatan keselamatan bagi penumpang. Pemeliharaan dan pemeriksaan kendaraan mulai dari mesin, ketersediaan lampu penerangan hingga badan kendaraan secara keseluruhan harus dilakukan, untuk mengantisipasi hal yang tak kita inginkan. Selain itu bagi penumpang, gunakan pakaian yang tak menyulitkan saat berada didalam perahu,” jelas Susi.

Selain itu juga, Politisi Partai NAsDem ini mendorong pemerintah kota khususnya Dinas Perhubungan agar pencegahan awal kecelakaan harus mulai dilakukan, terutama yang berkaitan dengan rambu lalu lintas sungai. Ia melanjutkan, hal tersebut bisa dimulai dengan ketersediaannya rambu lalu lintas sungai, penambahan jumlah rambu, serta penempatan rambu di wilayah yang beresiko tinggi seperti tikungan, kawasan yang ada rumah di pinggir sungai, dan di wilayah yang dianggap beresiko lainnya.

“Selain itu juga yang terpenting, terus sosialisasikan mengenai pentingnya alat keselamatan penumpang berupa pelampung dan perahu karet, dan dorongan agar ketersedian alat keselamatan diri di perahu masing-masing harus diutamakan. Semua pihak harus bisa  bersinergi dan bekerjasama untuk menjaga keselamatan diri pada saat menggunakan jasa angkutan transportasi air,” Tutup Susi.(YS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: