Bidang Kemahasiswaan UPR Kembangkan Budidaya Ikan Lele

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA- Universitas Palangka Raya (UPR), selain menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran, juga sangat konsen mendorong para mahasiswanya, agar bisa memiliki kemampuan dan keterampilan berwirausaha (life skill).

Hal tersebut, ditunjukan melalui program yang dicanangkan melalui Bidang Kemahasiswaan UPR. Yangmana, salah satunya ialah budidaya ikan lele, yang dikelola oleh mahasiswa UPR asal Papua. Dimana, setelah 2,5 bulan dibudidayakan, benih ikan yang telah ditabur, kini sudah siap dipanen. 

Saat dibincangi awak media, Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi, melalui Wakil Rektor Bidang Hukum Organisasi SDM dan Kemahasiswaan, Prof Dr Suandi Sidauruk MPd menyampaikan bahwa UPR sangat konsen mendorong mahasiswa nya, agar dapat memiliki keterampilan, terutama dalam hal berwirausaha.

Lanjut Prof Suandi, dalam upaya budidaya ikan lele, pihaknya melalui budidaya perikanan Faperta UPR, terus melakukan berbagai inovasi, agar upaya yang dilakukan ini dapat berhasil dan memilki nilai manfaat, bagi para mahasiswa itu sendiri.

“Hari ini kita panen ikan lele, dan dari apa yang sudah dilakukan ini, masih ada beberapa catatan, yang harus dievaluasi, diantaranya ialah pada kalkulasi pemberian pakan, dengan hasil yang dipanen, yang dinilai itu masih bisa diefektifkan. Kedepan, kita akan terus berinovasi guna menemukan pola-pola budidaya, yang lebih efektif dan efisien lagi,” ucapnya, saat usai melaksanakan panen ikan lele yang dibudidayakan oleh mahasiswa UPR asal Papua.

Prof Suandi juga mengatakan, dalam pembinaan mahasiswa UPR, harus melibatkan banyak pihak, tak terkecuali para sponsor, yang sekiranya dapat mendukung dana serta permodalan usaha, dalam rangka mendorong pembinaan keterampilan mahasiswa.

“Karena, pendidikan keterampilan, yang dicanangkan oleh Bidang Kemahasiswaan UPR, tidak hanya sebatas sampai budidaya ikan lele saja, namun masih ada beberapa lagi program pengembangan life skill lain nya, yang saat ini sedang kami upayakan, bersama-sama stakeholder terkait, termasuk dari para sponsor,” kata Prof Suandi, saat melaksanakan panen ikan lele, di kolam edukasi Faperta UPR.

Ia juga menambahkan, Bidang Kemahasiswaan UPR, masih memiliki program pengembangan life skill lainnya, seperti budidaya jamur, budidaya pertanian, perkebunan, peternakan, yang mana itu akan dikembangkan di kawasan pertanian terpadu UPR.

Dan itu, akan dimulai dari skala kecil, hanya di seputar lingkungan kampus UPR saja, dengan mengikutsertakan mahasiswa dari berbagai program studi, jurusan dan fakultas. Yang pasti, tujuannya adalah mendorong agar para lulusan UPR, ketika lulus nantinya selain dibekali ilmu pengetahuan, tapi juga memiliki dasar berwirausaha.

Sementara itu, masih ditempat yang sama, Dekan Faperta UPR Dr Ir Sosilawaty MP mengatakan, kegiatan budidaya ikan lele ini awalnya atas arahan dari Rektor UPR bapak Dr Andrie Elia SE MSi, melalui Wakil Rektor Bidang Hukum Organisasi SDM dan Kemahasiswaan, Prof Dr Suandi Sidauruk MPd yang ditindaklanjuti oleh Faperta UPR.

Tujuannya, supaya dapat memberdayakan mahasiswa asal Papua, yang kuliah di UPR ini, dalam rangka memberikan dan meningkatkan keterampilan khususnya dalam bidang budidaya perikanan.

“Kegiatan ini dilaksanakan 2,5 bulan lalu, dengan menabur benih ikan di kolam pembelajaran Jurusan Perikanan Faperta UPR. Dan, hari ini merupakan panen kedua, dengan jumlah sekitar 60 kg ikan lele,” terang Dr Ir Sosilawaty MP.

Dr Ir Sosilawaty MP juga menambahkan, kedepan pihaknya akan membudidayakan ikan jenis lainnya, seperti ikan nila, patin, baung, papuyu, bahkan bila memungkinkan akan membudidayakan udang galah. Dan, semoga saja rencana ini dapat terwujud, dengan adanya dukungan semua pihak, termasuk pula dari para sponsor.

Ini juga sejalan dengan anjuran Kemenristekdikti, yang memiliki slogan Kampus Merdeka. Dalam hal ini, jurusan perikanan UPR memiliki tujuan akhir, yakni mendorong mahasiswanya agar memiliki kompetensi yang spesifik dibidangnya, mampu mengembangkan ilmu yang diperoleh, misalnya mengolah hasil perikanan menjadi berbagai macam olahan makanan.

Serta, memiliki keahlian berkomunikasi, terlebih di era revolusi industri 4.0 ini, yang serba mengandalkan teknologi digital. Dan, memiliki jiwa yang tangguh, dengan bekerja keras serta integritas yang tinggi.

“Kami berharap, mahasiswa lulusan UPR, terlebih lagi mahasiswa dari lulusan Faperta UPR, dapat memiliki kompetensi dan daya saing, sehingga dapat secara mudah terserap di lapangan pekerjaan. Dalam rangka menuju UPR Jaya Raya,” pungkas Dekan Faperta UPR Dr Ir Sosilawaty MP.(YS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: