Dispursip Kalteng Dorong Gerakan Literasi Sekolah Lewat Program “Jemput Bola”

Palangka Raya – Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispursip) Provinsi Kalimantan Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan minat baca dan memperkuat budaya literasi di lingkungan masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kepala Dispursip Kalteng Nunu Andriani bertindak sebagai Inspektur Upacara di SMA Negeri 5 Palangka Raya, Senin (5/5/2025), sekaligus memperkenalkan program inovatif bertajuk “Jemput Bola”.

Program ini merupakan langkah strategis Dispursip Kalteng untuk mendekatkan layanan perpustakaan kepada masyarakat, khususnya pelajar. Melalui kegiatan ini, Dispursip tidak hanya menunggu masyarakat datang ke perpustakaan, tetapi aktif hadir langsung ke sekolah-sekolah untuk mengajak generasi muda menjadi bagian dari komunitas literasi. Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di SMA Negeri 4 Palangka Raya dan mendapatkan sambutan positif dari pihak sekolah maupun siswa.

Menurut Kadispursip Kalteng Nunu Andriani, inovasi “Jemput Bola” menjadi wujud nyata dari pelaksanaan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, khususnya Pasal 42 ayat (1) yang menekankan pentingnya kerja sama lintas lembaga untuk meningkatkan pelayanan kepada pemustaka. “Dispursip Kalteng berkomitmen terus memperluas akses dan memperkuat kemitraan dengan sekolah dalam menumbuhkan minat baca di kalangan pelajar,” ujarnya.

Selain mendorong kolaborasi, program ini juga menjadi respon terhadap hasil kajian Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Gemar Membaca Dispursip Kalteng. Dalam tiga tahun terakhir, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Gemar Membaca (TGM) menunjukkan adanya penurunan tingkat kunjungan ke perpustakaan. Untuk itu, langkah proaktif Dispursip menjadi penting agar semangat membaca kembali tumbuh di tengah gempuran teknologi digital.

Dalam amanatnya di upacara, Nunu Andriani mengajak seluruh warga sekolah — mulai dari guru, siswa, hingga tenaga kependidikan — untuk memanfaatkan fasilitas Perpustakaan Daerah yang berlokasi di Jalan Ade Irma Suryani Nasution No. 11, Palangka Raya. “Di perpustakaan provinsi, tersedia berbagai koleksi buku yang dapat dipinjam secara gratis. Kami juga mengimbau agar masyarakat mendaftarkan diri menjadi anggota, baik secara langsung maupun melalui situs resmi **https://dispursip.kalteng.go.id/**,” tuturnya.

Lebih lanjut, Nunu menegaskan bahwa membangun budaya membaca tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan komitmen bersama antara lembaga pendidikan dan instansi pemerintah. “Sinergi antara sekolah dan lembaga perpustakaan menjadi kunci penting dalam meningkatkan literasi sekaligus mendukung visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah untuk membangun Bumi Tambun Bungai yang cerdas, sejahtera, dan berdaya saing,” tegasnya.

Kadispursip juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak sekolah yang telah berpartisipasi aktif dalam gerakan literasi. Ia berharap semangat ini dapat menular ke seluruh pelajar di Kalimantan Tengah, sehingga tercipta sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. “Mari bersama kita wujudkan Literasi Indonesia Unggul, Kalimantan Tengah Semakin Berkah,” pungkasnya.

(tr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *