Beritakalteng.com, SAMPIT –Dinas Pendidikan (Disdik) Kotawaringin Timur secara resmi meluncurkan sebuah terobosan signifikan dalam dunia pendidikan: Pelatihan Coding dan Artificial Intelligence (AI) bagi para guru Sekolah Dasar, Senin (21/7/2025).
Inisiatif ambisius ini merupakan hasil kolaborasi strategis dengan Yayasan Hasnur Centre yaitu HAFECS, dirancang untuk membekali para pendidik dengan keterampilan digital esensial di era teknologi yang terus melaju pesat.
Bertempat di SMPN 3 Sampit, acara pembukaan yang penuh antusiasme ini dihadiri langsung oleh Kepala Disdik Kotim, Muhammad Irfansyah.
Dalam sambutannya yang inspiratif, Irfansyah tak hanya menekankan pentingnya penguasaan teknologi, tetapi juga menggambarkan visi besar pendidikan Kotim yang berorientasi masa depan.
“Pelatihan ini bukan sekadar kursus biasa. Ini adalah investasi jangka panjang kita untuk melahirkan generasi penerus yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu menciptakan dan berinovasi dengan teknologi,” tegas Irfansyah.
Melalui pelatihan ini, Disdik Kotim optimis dapat mencetak guru-guru yang bukan hanya pendidik, tetapi juga inovator dan inspirator yang siap membimbing siswa melangkah percaya diri di era digital, membentuk mereka menjadi individu yang kreatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global.
“Di era digital yang bergerak menuju Indonesia guru adalah garda terdepan. Dengan bekal Coding dan kecerdasan buatan (AI), mereka akan menjadi fasilitator yang mampu memicu kreativitas siswa, mendorong pemikiran kritis, dan menyiapkan anak-anak kita menghadapi dunia yang terus berubah,” lanjut dia menjelaskan.

Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 49 guru sekolah dasar dari berbagai pelosok Kabupaten bermotto Habaring Hurung tersebut, dan semuanya menunjukkan dedikasi luar biasa.
“Mereka adalah para pahlawan tanpa tanda jasa yang siap membawa angin segar perubahan ke ruang-ruang kelas,” tutur Kepala Departemen Kerjasama HAFECS, Hafidz Ridha Try Sjahputra.
Diterangkan Hafidz, kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari intensif, mulai 21 hingga 25 Juli 2025, para peserta akan menyelami dunia digital melalui modul-modul yang dirancang khusus.
Para peserta akan menyelami dunia digital melalui modul-modul yang dirancang khusus: Menggali Dunia Coding akan membekali guru dengan dasar-dasar pemrograman untuk kreasi digital.
Menjelajahi AI akan memperkenalkan AI sebagai alat pembelajaran yang personal dan menarik. Modul Transformasi Kelas dengan Teknologi akan menunjukkan cara memanfaatkan teknologi sebagai sahabat guru untuk pembelajaran interaktif.
Terakhir, Proyek Inovatif untuk Pembelajaran akan mendorong guru merancang proyek sederhana berbasis teknologi yang langsung dapat diterapkan di sekolah, meningkatkan keaktifan siswa.
Kerja sama dengan Yayasan Hasnur Centre menjadi kunci sukses pelatihan ini.
“Sebagaimana diketahui, reputasi Yayasan Hasnur Centre dalam pengembangan sumber daya manusia berbasis teknologi menjamin materi yang disajikan relevan, mutakhir, dan disampaikan oleh instruktur yang ahli di bidangnya,” pungkas dia.
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah