BeritaKalteng.com, BUNTOK – Komitmen memberikan dampak positif bagi masyarakat, managemen PT Bara Prima Mandiri (BPM) kick-off pelaksanaan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) – Corporate Social Responsibility (CSR) di sejumlah desa dan kecamatan yang berada di wilayah kerja.
Diterangkan oleh Kepala Teknik Tambang (KTT) PT BPM, Evatro, PPM-CSR adalah program strategis jangka panjang yang wajib dilaksanakan oleh perusahaan pertambangan, untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian masyarakat di sekitar wilayah tambang.
Setelah sukses melaksanakan Program PPM-CSR pada tahun 2025, PT BPM salah satu perusahaan pertambangan batu bara yang berlokasi di Desa Bintang Ara – Muara Malungai Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA), Kabupaten Barito Selatan, pada tahun 2026 ini resmi kembali melaksanakan kegiatan serupa di beberapa desa dan kecamatan di wilayah kerja.
Sesuai regulasi pemerintah, program PPM-CSR yang akan dilaksanakan PT BPM adalah mencakup aspek-aspek sbb :
Pendidikan: Pemberian bantuan sarana prasarana pendidikan, berupa buku, tas sekolah, sepatu, laptop, printer, proyektor serta pemberian insentif bagi tenaga pengajar untuk pengajar PAUD, SD dan SMP di Desa Bintang Ara Muara Malungai.
Kesehatan : Peningkatan layanan kesehatan, berupa pengobatan gratis dan program pengentasan stunting.
Pendapatan Riil/Pekerjaan : Pelatihan dan penyerapan tenaga kerja lokal di wilayah operasional tambang Perusahaan mencapai hampir 80 persen, sebagai bagian dari strategi pilar pendapatan riil masyarakat. berupa menciptakan peluang kerja bagi masyarakat lokal.
Kemandirian Ekonomi : Pengembangan UMKM serta ketahanan pangan.
Sosial Budaya : Dukungan kegiatan adat istiadat dan kegiatan sosial.
Lingkungan : Bantuan sarana dan prasarana air bersih, Pelaksanaan rehabilitasi DAS dan reklamasi area tambang.
Kelembagaan Masyarakat : Dukungan Pembentukan atau penguatan lembaga lokal.
Infrastruktur : Pembangunan sarana prasarana yang menunjang aktivitas sosial dan ekonomi warga berupa perbaikan jalan desa .

Pelaksanaan Program PPM-CSR yang dilaksanakan oleh PT BPM ini, diakui dia, disambut antusias oleh masyarakat dan didukung penuh oleh tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama serta perangkat desa di sekitar wilayah tambang.
Kepala Desa Bintang Ara Muara Malungai, Jhon Edy dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak PT BPM atas pelaksanaan program ini yang dinilai positif serta besar dampaknya untuk warga khusus nya warga Desa Bintang Ara Muara Malungai.
“di tengah kondisi sosial ekonomi yang sedang tidak menentu sekarang ini, kehadiran program ini sangat membantu pihak kami. Kami menyambut positif atas kepedulian pihak perusahaan kepada warga kami dan berharap progam ini berjalan lancar serta sukses,” ucap Jhon.
Sementara itu, Evatro menerangkan bahwa kegiatan program PPM-CSR untuk tahun 2026 dimulai pada bulan Januari – Desember 2026, dengan target utama di sekitar wilayah tambang PT BPM.
“Walaupun kondisi perusahann sedang dalam tekanan yakni pembatasan kouta RKAB, serta naiknya biaya operasional khususnya untuk biaya BBM Industri, kami tetap berkomitmen bahwa kehadiran perusahan PT. BPM ini, harus bisa memberi kesejahteraan serta manfaat positif bagi kemajuan ekonomi, sosial, budaya, Pendidikan serta kesehatan di sekitar wilayah tambang,” terang dia.
Tidak lupa, Evatro juga menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Selatan, khususnya Bupati, Eddy Raya Samsuri dan Wakil Bupati, Khristianto Yudha atas dukungannya selama ini sehingga program PPM-CSR bisa berjalan sesuai harapan bersama.
“Program ini kedepannya akan terus selaras dengan program yang dicanangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Selatan dan doakan kami juga agar bisa berkontribusi lebih banyak lagi kedepannya untuk mendukung kemajuan Barito Selatan yang kita cintai bersama ini,” pungkas pria asli Dayak Maanyan dan Taboyan ini.
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah