
Beritakalteng.com, Palangka Raya – Beredarnya informasi bahwa minyak jelantah ternyata masih memiliki nilai manfaat, terutama nilai ekonomis untuk menambah pendapatan keuangan keluarga mendapat tanggapan dari sejumlah kalangan legislatif Kalteng.
Pasalnya minyak jelantah kini banyak diburu oleh para pengepul untuk dijual kembali, tidak hanya di dalam negeri bahkan hingga ke beberapa negara di luar negeri. Meski, untuk harganya sendiri masih belum diketahui di kisaran berapa, namun diharapkan peluang ini juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas, sebagai peluang pendapatan keluarga.
Seperti yang disampaikan oleh Ketua Komisi II DPRD Kalteng Lohing Simon bahwa hal tersebut menjadi hal yang positif dan perlu mendapat perhatian bersama, terutama dari kalangan masyarakat yang memiliki usaha gorengan ataupun masyarakat yang memiliki tingkat penggunaan minyak goreng yang cukup tinggi.
“Menyikapi fenomena yang ada di masyarakat, terkait manfaat ekonomis minyak jelantah, saya sangat menyambut baik adanya hal itu. Berkenaan hal tersebut, saya juga menyarankan kepada masyarakat untuk bisa mendalami informasi ini.” kata Luhing, Jumat (07/01/2022)
Selain itu, Lohing juga berharap kepada instansi dinas terkait, termasuk pula kepada para akademisi dan peneliti untuk mencari tahu nilai manfaat dari minyak jelantah, apakah bisa dimanfaatkan kembali, termasuk pula peruntukkannya, misalnya bisa menjadi bahan bakar industri atau bagaimana.
“Yang pasti, informasi masih ini sangat bagus, saya pribadi sangat mengapresiasi hal tersebut. Namun, itu tetap perlu didalami kebenarannya. Semoga saja ini benar, dan menjadi kabar baik untuk masyarakat,” bebernya
Jika kabar ini memang benar, dirinya menyarankan kepada masyarakat, khususnya kepada para penjual gorengan dan katering agar bisa memanfaatkan kesempatan ini, dengan mengumpulkan minyak jelantah bekas penggorengan untuk tidak dibuang.(a2)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah