Palangka Raya, Beritakalteng.com – Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, H. Agustan Saining, menyampaikan ungkapan syukur dan harapan dalam momen perayaan Natal yang digelar Keluarga Besar Rimbawan Kalteng. Ia berharap kegiatan yang berlangsung tidak menutup rangkaian perayaan lain yang akan menyusul, sehingga seluruh rimbawan dapat terus ikut serta dalam berbagai kegiatan Natal di tahun ini.
Dalam wawancara tersebut, Agustan menegaskan bahwa perayaan ini menjadi kesempatan penting bagi keluarga besar rimbawan untuk saling bersilaturahmi. Ia juga secara khusus menyampaikan ucapan selamat Hari Natal kepada seluruh umat Kristiani yang merayakan, serta harapan menyongsong Tahun Baru 2026 dengan penuh kesehatan, keberkahan, dan semangat kebersamaan membangun Kalimantan Tengah yang semakin sejahtera.
“Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh jajaran Dinas Kehutanan, tetapi juga melibatkan berbagai unsur rimbawan dari beragam instansi. Mulai dari UPT-UPT kementerian, UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), perwakilan universitas, perusahaan, hingga komunitas dan organisasi rimbawan lainnya,”ucap Agustan saat diwawancarai oleh awak media di M Bahalap Hotel
Agustan menyebut bahwa lingkup keluarga besar rimbawan cukup luas. Bahkan, dari 43 organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemprov Kalteng, sekitar separuhnya memiliki aparatur yang berprofesi sebagai rimbawan. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan tenaga rimbawan tersebar hampir di semua sektor pemerintahan.
Dalam kegiatan ini, seluruh pensiunan rimbawan juga turut diundang sebagai bentuk penghormatan kepada jasa dan dedikasi mereka. Kehadiran para senior tersebut, kata Agustan, menjadi salah satu wujud kuatnya ikatan kekeluargaan yang masih terjaga sampai sekarang.
“Acara perayaan Natal kali ini juga diramaikan dengan kegiatan-kegiatan sederhana namun penuh makna, seperti nyanyian pujian dan persembahan musik. Menurut Agustan, kegiatan semacam ini telah menjadi tradisi tahunan yang selalu dinantikan oleh keluarga besar rimbawan,”lebih jelasnya, Jumat (12/12/2025) malam.
Ia mengungkapkan bahwa tradisi perayaan ini telah berlangsung selama puluhan tahun, tepatnya sejak tahun 1990-an. Kegiatan tersebut hanya terhenti selama dua tahun akibat pandemi COVID-19, namun kini kembali berjalan dengan semangat baru.
“Meski dalam penyelenggaraannya ini tampak sederhana, Agustan akan menekankan bahwa seluruh rangkaian acara lahir dari spontanitas dan inisiatif para anggota rimbawan. Inisiatif tersebut mencerminkan kuatnya rasa kebersamaan yang tumbuh di antara mereka,”katanya.
Ia juga menyoroti bahwa kegiatan Natal ini bukan sekadar seremonial keagamaan. Lebih dari itu, acara ini menjadi ajang mempererat hubungan emosional, meningkatkan solidaritas, dan memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian hutan Kalimantan Tengah.
Ia berharap momentum ini dapat terus dilakukan secara konsisten di tahun-tahun mendatang. Dengan demikian, kebersamaan dan kekeluargaan yang telah terbangun sejak lama dapat terus diwariskan kepada generasi rimbawan berikutnya.
Selain itu, Agustan menegaskan bahwa momen kebersamaan seperti ini dapat memperkuat koordinasi dan komunikasi lintas instansi. Hal tersebut sangat penting mengingat tugas rimbawan tidak hanya terbatas pada bidang teknis, tetapi juga menyangkut pelayanan publik dan pembangunan daerah.
“Perayaan Natal ini juga diharapkan menjadi sumber energi positif dalam menghadapi tantangan pekerjaan di tahun 2026. Ia menekankan bahwa kerja rimbawan di lapangan membutuhkan tekad dan kolaborasi kuat, terutama dalam menghadapi isu lingkungan dan tata kelola hutan,”lugasnya.
Agustan juga mengapresiasi partisipasi dari berbagai pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menyebut kontribusi yang diberikan sepenuhnya bersifat spontan, mencerminkan budaya gotong royong yang masih sangat melekat di kalangan rimbawan.
Lebih lanjut, pada kesempatan itu, ia menutup keterangannya dengan harapan semoga seluruh keluarga besar rimbawan selalu dilimpahi kesehatan dan kekuatan. Ia juga mengajak seluruh rimbawan untuk menyambut tahun 2026 dengan semangat pembaruan dan tekad bersama menciptakan Kalimantan Tengah yang lebih berkah dan sejahtera.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan pertemuan hangat antaranggota rimbawan. Suasana penuh kekeluargaan tampak selama kegiatan berlangsung, menjadi penanda bahwa tradisi ini masih tetap hidup dan menjadi bagian berharga dalam perjalanan rimbawan Kalteng. (Wid)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah